EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Konsep Kafa’ah Dalam Pernikahan (Studi Pemikiran Imam Hanafi Dan Malik)

Lia, Heldawati (2015) Konsep Kafa’ah Dalam Pernikahan (Studi Pemikiran Imam Hanafi Dan Malik). Skripsi, Syari'ah Dan Ekonomi Islam.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (227kB) | Preview

ABSTRAK

Lia Heldawati. 2014. Konsep Kafa’ah Dalam Pernikahan (Studi Pemikiran Imam Hanafi Dan Malik). Skripsi, Perbandingan Mazhab (PM), Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Pembimbing: (1) Dr. Faturrahman Azhari, M.HI (2) Imam Alfiannor, S.Ag, M.HI. Dengan latar belakang masalah adanya perbedaan konsep dalam menentukan ukuran kafa>’ah, sehingga menimbulkan pemahaman dan aplikasi hukum yang berbeda. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library reseach), yang bersifat studi literatur. Untuk mengumpulkan data yang diperlukan digunakan survey kepustakaan dan studi literatur. Kemudian diolah dengan teknik editing, kategorisasi, dan interpretasi, lalu dianalisis secara kualitatif komparatif, lalu ditarik kesimpulannya. Dari hasil penelitian kepustakaan yang dilakukan diperoleh: pertama, konsep maz\hab H}anafi> tentangkafa>’ah sangatlah berbeda dengan konsep kafa>’ah dari maz\hab Ma>lik. Tempat tinggal Imam Hanafi yang berada di Kufah dengan keadaan sosial yang tinggi membuat beliau menganggap penting permasalahan Kafa’ah dalam pernikahan, berbeda dengan Imam Malik yang bertempat tinggal di Kota Madinah dengan keadaan sosial masyarakat yang biasa dan belum bercampur dengan pengaruh Persia dan Romawi. Kedua,ukuran kafa>’ahdari maz\hab H}anafi> dan maz\hab Ma>lik juga berbeda, Imam Hanafi menentukkan ukuran kafa>’ah dari segi agama, pekerjaan, kemerdekaan, diyanah, dankekayaan. Sedangkan Imam Malik hanya dari segi agama dan bebas cacat fisik. Menurut hasil analisis konsep kafa>’ah dari maz\hab Ma>liklah yang lebih dekat dengan hukum Islam, karena Islam tidak membedakan penganutnya dari segi apapun dan Allah telah menciptakan sebaik-baik ciptaan-Nya, tidak ada yang membedakan satu sama lain kecuali taqwanya.

Item Type: Skripsi
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: atailah atay wahdah
Date Deposited: 04 Aug 2015 01:27
Last Modified: 04 Aug 2015 01:27
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/994

Actions (login required)

View Item View Item