EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Kearifan Lokal Kepengasuhan Anak di Kelayan A Banjarmasin (Studi Komparatif Kepengasuhan Anak Menurut Hukum Adat Banjar dan Hukum Islam)

Royani, Edy (2014) Kearifan Lokal Kepengasuhan Anak di Kelayan A Banjarmasin (Studi Komparatif Kepengasuhan Anak Menurut Hukum Adat Banjar dan Hukum Islam). Skripsi, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam.

[img]
Preview
Text
Bab I - V.pdf

Download (447kB) | Preview

ABSTRAK

Edy Royani, 2014, Kearifan Lokal Kepengasuhan Anak di Kelayan A Banjarmasin (Studi Komparatif Kepengasuhan Anak Menurut Hukum Adat Banjar dan Hukum Islam), Skripsi, Perbandingan Madzhab, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Pembimbing: (1) Dr. Hj. Gt. Muzainah, SH., MH (2) Imam Alfiannor, MHI Penelitian ini mengemukakan tentang Kearifan Lokal Kepengasuhan Anak di Kelayan A Banjarmasin (Studi Komparatif Kepengasuhan Anak Menurut Hukum Adat Banjar dan Hukum Islam). Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui secara jelas aturan kepengasuhan anak dalam perspektif hukum adat Banjar dan hukum Islam dan analisis komparatif antara keduanya. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris, yaitu dengan meneliti langsung data yang terkait dengan hukum yang berlaku di masyarakat. Penelitian ini bersifat deskripsi atau berupa gambaran mengenai kearifan lokal kepengasuhan anak di Kelayan A Banjarmasin. Populasi penelitian ini adalah orang tua yang ada di Kelayan A, sedangkan sampel dari penelitian ini adalah 20 orang tua yang mempunyai anak di bawah 6 tahun yang dipilih secara acak (random sampling). Dalam penelitianini, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara langsung kepada responden dan informan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa:1) Aturan kepengasuhan anak dalam perspektif budaya Banjar yang masih berlaku, di antaranya betatamba bagi anak yang kapidaraan, mengubur tambuni, meminta banyu panarang hati, menyimpan tali pusat bayi, mengikat benang hitam di tangan dan kaki kanan bayi dan meletakkan buku yasin, bawang tunggal, jeruk nipis, benang dan jarum serta cermin di sekitar tempat tidur anak. 2) Aturan kepengasuhan anak dalam perspektif hukum Islam berupa tahzib al-khidmah,tahzib al-hāl, dan tahzib alqasd. 3) Analisis komparatif tentang kepengasuhan anak dalam perspektif budaya Banjar dan hukum Islamadalah: a) Perlakuan terhadap plasenta (tambuni) bukan bersumber dari agama Islam, b) Tradisi memidarai berbeda dengan ruqyah dan termasuk syirik, c) Memakaikan atau meletakkan benda-benda di sekitar anak dengan niat perlindungan termasuk dalam kategori jimat dan diharamkan.

Item Type: Skripsi
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Depositing User: Mr. Moch Isra Hajiri
Date Deposited: 31 Jul 2015 06:37
Last Modified: 31 Jul 2015 06:37
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/873

Actions (login required)

View Item View Item