EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Manajemen Inovasi Pendidikan pada Beberapa Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Syamsuddin, Syamsuddin (2017) Manajemen Inovasi Pendidikan pada Beberapa Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Tesis, Pascasarjana.

[img] Text
PERNYATAAN.pdf

Download (108kB)
[img] Text
AWAL.pdf

Download (343kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (22kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (373kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (424kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (119kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (86kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (158kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (920kB)

ABSTRAK

Perubahan adalah sunnatullah atau kodrat alam, maka yang mampu mengikuti irama perubahan adalah yang survive, dan yang tidak adaptif niscaya akan digilas oleh perubahan itu sendiri. Demikian pula halnya dunia pendidikan, madrasah sebagai salah satu aspek dari pendidikan harus mampu mengikuti dan mengantisipasi berbagai perubahan yang ada dengan melakukan inovasi di segala lini. Hal ini menuntut manajemen (pengelolaan) inovasi yang baik, sosok pemimpin yang gaya kepemimpinannya kondusif, figur kepala madrasah yang inovatif, implementasi inovasinya cepat dan sukses serta bentuknya pun beragam. Penelitian ini difokuskan untuk memahami permasalahan manajemen inovasi pendidikan pada Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan rumusannya sebagai berikut; (1) Bagaimana manajemen inovasi pendidikan, dan (2) bagaimana gaya kepemimpinan kepala madrasah dalam proses inovasi pendidikan, serta (3) bagaimana bentuk dan implementasi inovasi pendidikan pada beberapa Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Ada 5 buah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kabupaten Hulu Sungai Utara, kemudian 3 MAN dijadikan sampel yakni MAN 1, MAN 3, dan MAN 4 Amuntai. Adapun Subjek penelitian ini adalah 3 orang kepala MAN Amuntai tersebut yakni Drs. H. Khairan Ali, M.M.Pd selaku kepala MAN 1 Amuntai, Drs. H. Rushadi, MM, Kepala MAN 3 Amuntai dan Drs. Alpahmi, MM, selaku Kepala MAN 4 Amuntai dengan objek penelitiannya ialah manajemen inovasi pendidikan pada tiga MAN Amuntai tersebut. Detailnya ialah data tentang proses manajemen inovasi pendidikan, gaya kepemimpinan Kepala Madrasah kaitannya dengan inovasi pendidikan, dan data tentang bentuk serta implementasi inovasi pendidikan di tiga Madrasah Aliyah Negeri Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kemudian instrumen pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif, selanjutnya dilakukan pengecekan keabsahan data, setelah itu disajikan dalam bentuk laporan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) manajemen inovasi pendidikan pada beberapa Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Hulu Sungai Utara keadaannya berbeda-beda. MAN 1 Amuntai seluruh fungsi manajemen terlaksana dengan baik dan sukses. MAN 3 Amuntai meski sudah terlaksana namun perlu penyempurnaan. Sedangkan pada MAN 4 Amuntai secara keseluruhan memerlukan upaya pembinaan. (2) Gaya kepemimpinan kepala madrasahnya juga memiliki kecenderungan yang berbeda. Kepala MAN 1 Amuntai bergaya kepemimpinan transformasional dengan potensi inovasi tinggi. Kepala MAN 3 Amuntai gaya kepemimpinannya demokratis dengan potensi inovasi rendah. Sedangkan Kepala MAN 4 Amuntai gaya kepemimpinannya Leisizz faire dengan potensi inovasi juga rendah. (3) Adapun bentuk dan implementasi Inovasi pendidikannya adalah MAN 1 Amuntai berhasil melakukan perubahan (inovasi) sangat cepat. Bentuknya berupa kemajuan fasilitas fisik, pembinaan ketenagaan, dan berbagai program dan kegiatan inovatif lainnya. Pada MAN 3 Amuntai implementasi inovasi berlangsung perlahan. Buktinya adalah inovasi sebagian fasilitas fisik, aspek ketenagaan yang mulai terkelola, dan ada sejumlah terobosan program dan kegiatan baru. Sedangkan MAN 4 Amuntai implementasi inovasi pendidikan mengalami hambatan. Buktinya pengembangan fasilitas fisik dan pengelolaan ketenagaan yang belum maksimal serta minimnya inovasi program atau kegiatan. Dari hasil penelitian tersebut, maka menambah bukti kebenaran teori fungsi manajemen, memperkuat tesis penelitian terdahulu bahwa gaya kepemimpinan transformasional-inovatif merupakan diterminan keberhasilan inovasi pendidikan dan sekaligus membuktikan kebenaran dalil bahwa sang manajer adalah figur sentral/agen utama perubahan. Berdasarkan hasil penelitian ini pula disarankan kepada kepala madrasah, pengawas, dan pihak Bidang Pendidikan Madrasah Kementerian Agama selaku pemegang regulasi serta praktisi pendidikan lainnya agar memastikan fungsi manajemen inovasi pendidikan berjalan dengan baik dan benar, mempertimbangkan data gaya kepemimpinan dan potensi inovasi bagi rekruitmen atau mutasi calon kepala madrasah.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Syamsuddin Udin Udin
Date Deposited: 04 Sep 2017 02:46
Last Modified: 04 Sep 2017 02:46
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/8715

Actions (login required)

View Item View Item