EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Pemikiran Pendidikan Islam K.H.Muhammad Zaini Abdul Ghani

Yusran, Muhammad (2017) Pemikiran Pendidikan Islam K.H.Muhammad Zaini Abdul Ghani. Disertasi, Pascasarjana.

[img] Text
PERNYATAAN.pdf

Download (40kB)
[img] Text
AWAL.pdf

Download (110kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (20kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (135kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (316kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (280kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (699kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (29kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (93kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (75kB)

ABSTRAK

Muhammad Yusran, NIM 1203520024, Pemikiran Pendidikan Islam KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani, di bawah bimbingan I: Prof. Dr. H. Mahyuddin Barni, M.Ag dan II Drs. H. Ahdi Makmur, M.Ag, Ph.D, pada Pascasarjana IAIN Antasari Banjarmasin, 2017. Kata Kunci Pemikiran Pendidikan, Pendidikan Islam, KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani atau KH. Muhammad Zaini penulis jadikan sebagai tokoh dalam kajian disertasi ini. Diantaranya, Pertama, dari sisi ketokohan, KH. Muhammad Zaini adalah ulama Banjar yang sangat dikenal di Nusantara, bahkan dunia setelah Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Itu terlihat dari tamu-tamu yang datang bukan hanya dari Indonesia, tetapi juga dari beberapa negara Islam seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Makkah, Mesir, Hadramaut, Maroko dan lainnya. Kedua, di tengah kesibukannya mengajar (pengajian) dan menerima tamu, beliau tergolong ulama yang produktif mengungkapkan pikiran-pikirannya dalam karya tulis. Ketiga, meskipun sudah meninggal di tahun 2005, tetapi pengaruhnya masih dirasakan hingga sekarang, bahkan makamnya menjadi tempat yang dikeramatkan dan selalu dikunjungi masyarakat. Keempat, disamping konsen membina kehidupan keagamaan, KH. Muhammad Zaini juga sangat memperhatikan pengembangan seni-budaya Islami, seperti pembacaan syair simtuddurar atau maulid habsyi, dan maulid azab. Kelima, KH. Muhammad Zaini juga dikenal sebagai seorang tokoh yang konsen memperhatikan dunia pendidikan, khususnya pendidikan Islam. Itu terbukti di masa hidupnya, KH. Muhammad Zaini sempat mendirikan lembaga pendidikan Islam Darul Ma’rifah yang terletak di sebelah timur komplek Sekumpul. Keenam, sekaliber ketokohan KH. Muhammad Zaini, belum ditemukan penelitian yang secara khusus meneliti pemikiran pendidikan Islam beliau, khususnya pada aspek komponen pendidikan Islam. Dengan beberapa alasan di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemikiran pendidikan Islam KH. Muhammad Zaini yang meliputi tujuan, pendidik, peserta didik, kurikulum dan metode. Penelitian ini menggunakan model kepustakaan murni (library reseach), artinya data penelitian berasal dari sumber-sumber kepustakaan, baik berupa buku-buku, jurnal, majalah, kaset atau CD. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, karena jenis data yang dikumpulkan berbentuk narasi atau pengisahan suatu cerita atau kejadian. Penelitian ini adalah studi pemikiran tokoh, dalam hal ini pemikiran pendidikan Islam KH. Muhammad Zaini sebagai objek atau fokus penelitian. Karena pendidikan Islam dalam penelitian ini dipahami sebagai suatu sistem, maka sistem-pun dijadikan sebagai pendekatan dalam penelitian ini. Kemudian, untuk memudahkan penggalian dan penemuan data, penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahapan. Pertama, mengumpulkan karya KH. Muhammad Zaini khususnya rekaman ceramah beliau. Kedua, mendengarkan ceramah KH. Muhammad Zaini sambil mencatat atau menulisnya. Ketiga, melakukan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan sistem. Keempat, mempetakan pemikiran KH. Muhammad Zaini. Kelima, merumuskan kesimpulan atau menemukan pemikiran pendidikan Islam KH. Muhammad Zaini. Kesimpulan yang ditemukan inilah yang ditulis menjadi laporan penelitian disertasi. Adapun sumber data primer dalam disertasi ini adalah karya-karya langsung dari KH. Muhammad Zaini, baik yang ditulisnya sendiri atau rekaman ceramah-ceramah berupa kaset atau CD; juga termasuk kitab-kitab karya ulama salaf yang pernah diajarkan beliau. Sedangkan sumber data sekunder diambil dari tulisan orang lain tentang KH. Muhammad Zaini, informasi dari orang terdekat (informan) baik kerabat ataupun murid-murid beliau, serta laporan hasil observasi, hasil penelitian, buku yang diterbitkan, atau wawancara orang lain tentang KH. Muhammad Zaini. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah tehnik dokumentasi dan wawancara. Tujuan pendidikan Islam menurut KH. Muhammad Zaini ada tujuh macam, yaitu: Pertama, mendapatkan rahmat Allah SWT. Kedua, membentuk pribadi yang sadar akan kewajibannya sebagai hamba Allah SWT yaitu beribadah kepada-Nya. Ketiga, melepaskan segala dosa dan kembali kepada taat. Keempat, untuk kebersihan hati atau membentuk hati yang selamat. Kelima, memperkuat yakin (iman yang kuat) dalam hati. Keenam, mengenal Allah dengan sebenarnya, sehingga tidak lupa kepada-Nya dalam setiap keadaan. Ketujuh, berusaha menyamakan aktivitas zahir dengan apa yang diperbuat Nabi Muhammad SAW, sembari hati menghayalkan Rasulullah SAW. Sehingga kedirian ini akan hilang, yang ada hanya Rasulullah SAW atau dalam istilah yang lain, membentuk anak didik menjadi manusia yang sempurna (insan kamil). KH. Muhammad Zaini menggunakan istilah mursyid dan murabbi untuk sebutan guru atau pendidik. Mursyid adalah guru yang memberikan atau mendidik ilmu. Sedangkan murabbi adalah guru yang memimpin atau mengajar ibadah. Guru adalah orang yang merubah prilaku murid menjadi lebih baik. Guru utama menurut KH. Muhammad Zaini adalah Rasulullah SAW. Adapun syarat seorang guru adalah ulama. Ulama yang dapat dijadikan guru menurut KH. Muhammad Zaini memiliki kriteria, diantaranya: tidak cinta dengan harta, pangkat dan kedudukan di hati manusia, sedikit bicara, sedikit tidur, banyak sembahyang sunat, banyak sedekah, banyak puasa sunat, dan banyak baca Al-Qur’an, mempunyai akhlak terpuji seperti sabar, syukur, tawakal, yakin, tenang, pemurah, dipercaya, tidak pemarah, tidak senang pangkat atau jabatan, mempunyai sifat sebagimana sifat yang dimiliki para nabi dan rasul. Sedangkan peserta didik menurut KH. Muhammad Zaini adalah manusia seluruhnya yang terus berproses untuk dapat selalu dekat dengan Allah SWT., mengenal-Nya, dan selalu merasa diawasi-Nya. Adapun kurikulum dalam pandangan KH. Muhammad Zaini tidak terbatas pada mata pelajaran tetapi juga menyangkut pengalaman-pengalaman di luar sekolah sebagai bagian dari kegiatan pendidikan. Kurikulum menurut KH. Muhammad Zaini bila dikaitkan dengan materi pendidikan, urutannya adalah: pendidikan tauhid, pendidikan fiqh, dan pendidikan akhlak. Tetapi jika dikaitkan materi pendidikan Islam tersebut dengan anak usia sekolah, KH. Muhammad Zaini merincikan berdasarkan usia anak. Usia 0-11 tahun anak dididik mempelajari ilmu tauhid dan cara membaca Al-Qur’an. Usia 12 tahun, satu tahun penuh diisi dengan belajar membaca Al-Qur’an dengan ilmu tajwid. Usia 13 tahun anak dididik ilmu syaraf. Diteruskan dengan belajar ilmu nahwu diusia 14 tahun. Usia 15 tahun anak dididik belajar ilmu bahasa Arab. Dan di usia 16 sampai 20 tahun (selama 5 tahun), anak dididik belajar membaca kitab yang berbahasa Arab (kitab gundul). Selanjutnya metode, KH. Muhammad Zaini tidak menjelaskan apa itu metode; dan metode apa yang digunakan di majlis ta’lim yang dipimpinnya. Akan tetapi jika diperhatikan secara mendalam metode pendidikan yang ada atau yang digunakan oleh KH. Muhammad Zaini adalah metode keteladanan, pembiasaan, bandongan, ceramah, demontrasi, dan metode tanya jawab.

Item Type: Disertasi
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Muhammad Yusran Lukman
Date Deposited: 28 Aug 2017 03:14
Last Modified: 28 Aug 2017 03:14
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/8659

Actions (login required)

View Item View Item