EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Spiritualitas Sosiologis: Simbol-Simbol Haji dalam Pandangan Ali Syari’ati

Syamsul, Arifin (2015) Spiritualitas Sosiologis: Simbol-Simbol Haji dalam Pandangan Ali Syari’ati. Tesis, Pascasarjana.

[img]
Preview
Text
Bab I.pdf

Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (351kB) | Preview

ABSTRAK

H. Syamsul Arifin, S.Ag, tesis ini berjudul Spiritualitas Sosiologis: Simbol-Simbol Haji dalam Pandangan Ali Syari’ati, di bawah bimbingan I: Dr. H. Mujiburrahman, MA dan pembimbing II: Dr. H. Mukhyar Sani, MA, pada Pascasarjana IAIN Antasari Banjarmasin, Program Studi: Filsafat Islam, Konsentrasi: Ilmu Tasawuf, tahun 2014. Kata Kunci : Spiritualitas, sosiologis, simbol, sosialisme Islam. Dalam pelaksanaan ibadah haji sesungguhnya terdapat dorongan yang lebih mendasar dari sekedar persiapan fisik maupun materi, yakni untuk memenuhi panggilan Allah yang merefleksikan kebutuhan spiritual setiap manusia. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan spiritual manusia menjadi sesuatu yang lebih berharga daripada nilai ekonomi dan materi lainnya. Dalam konteks seperti itulah, ibadah haji yang melibatkan jutaan orang dan menarik perhatian dunia pada satu titik pandang Baitullah, dapat menjadi rujukan ruhaniyah dan maqam transendensi. Dalam proses ibadah haji ini seluruh strata sosial masyarakat muslim khususnya terintegrasi dalam kesatuan gerak dan langkah untuk memenuhi panggilan Allah. Fenomena tersebut sekaligus mengisyaratkan bahwa rangkaian manasik haji mengandung makna penyatuan seluruh gerak kemanusiaan di bawah semangat transendensi tauhid. Ibadah haji merupakan ritus kolosal yang mengatasi berbagai jerat konflik kepentingan dan ego individualisme. Spiritualitas sosiologis haji inilah yang mendasari pemikiran penulis untuk mengangkat tema haji ini dalam kajian ilmiah berbentuk tesis yang berjudul: Spiritualitas Sosiologis: Simbol-Simbol Haji dalam Pandangan Ali Syari’ati. Tema haji dalam judul tersebut dijabarkan dalam rumusan masalah: Bagaimana simbol-simbol spiritualitas sosiologis haji dalam pandangan Ali Syari’ati? Karena tema ini berbicara sosiologi, maka erat kaitannya dengan; Bagaimana pandangan Ali Syari’ati tentang sosialisme Islam. Adapun tujuan penelitiannya adalah agar dapat diketahui simbol-simbol spiritualitas sosiologis yang terdapat pada pelaksanaan manasik haji. Penelitian ini bersifat kepustakaan (Library Research), data yang hendak digali adalah mengungkap spiritualitas sosiologis haji dalam pandangan Ali Syari’ati. Sumber datanya adalah buku Haji karya Ali Syari’ati dan buku-bukunya yang lain yang berbicara sosialisme Islam, di samping buku-buku tasawuf seperti Ihya Ulumuddin karya Al-Ghazali. Adapun teknik pengumpulan datanya adalah studi literatur yang berhubungan dengan tema ini. Data yang sudah didapatkan, diedit dan diklasifikasikan berdasarkan rumusan masalahnya kemudian dianalisa dengan cara memperhatikan pandangan-pandangan Ali Syari’ati tentang sosiologi Islam terkait dengan analisisnya terhadap spiritualitas sosiologis dalam haji. Setelah digali datanya, maka didapatkan hasilnya yaitu: dalam pandangan Ali Syari’ati seluruh rangkaian manasik haji memuat dan mengandung spiritualitas sosiologis. Sejak dari ihram di Miqat sampai dengan penyembelihan kurban di Mina semuanya sarat dengan simbol-simbol sosialisme Islam. Menurut Syari’ati, hakikat ibadah haji adalah evolusi manusia menuju Allah, karenanya, eksistensi manusia tidak ada artinya kecuali jika tujuan hidupnya adalah untuk mendekati Allah. Dan ibadah haji, kata Syari’ati, mereka dapat mempelajari makna kenabian, pentingnya kesatuan dan nasib kaum muslimin. Hasil temuan dari analisis terhadap pandangan haji Ali Syari’ati ini dapat dijadikan rujukan sikap calon jamaah haji yang akan melaksanakan ibadah haji ke Mekkah, sehingga nantinya ibadah haji yang mereka laksanakan tidak hanya berorientasi pada fiqih saja tetapi juga teraplikasi ke dalam sikap sosialisme Islam.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: atailah atay wahdah
Date Deposited: 31 Jul 2015 23:00
Last Modified: 31 Jul 2015 23:00
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/864

Actions (login required)

View Item View Item