EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Kawin Campur dalam Gereja Katolik di Banjarmasin

Muhammad, Zakaria (2015) Kawin Campur dalam Gereja Katolik di Banjarmasin. Skripsi, Ushuluddin dan Humaniora.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III .pdf

Download (293kB) | Preview

ABSTRAK

Muhammad Zakaria. “Kawin Campur dalam Gereja Katolik di Banjarmasin”. Skripsi, Jurusan Perbandingan Agama, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora IAIN Antasari Banjarmasin, Pembimbing: Drs. Basrian. M. Fil. I dan Maimanah. M. Ag Di Indonesia, perkawinan beda agama masih di perdebatkan. Ada yang membolehkan dan ada juga yang melarang perkawinan tersebut, namun dalam agama Katolik, perkawinan beda agama bisa dilakukan, tetapi harus memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah diberikan oleh pihak gereja. Dalam ajaran gereja, perkawinan beda agama disebut kawin campur. Adapun permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana kawin campur dalam Gereja Katolik dan perspektif Romo/Pastor terhadap kawin campur yang ada di Banjarmasin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kawin campur dalam Gereja Katolik dan perspektif Romo/Pastor terhadap kawin campur yang ada di Banjarmasin. Secara khusus untuk mengetahui bagaimana kawin campur dalam Gereja Katolik di Banjarmasin dan bagaimana Persepsi tokoh agama Katolik mengenai kawin campur di Banjarmasin. Untuk mencapai tujuan tersebut maka diadakan penelitian, jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dalam menggali data dengan menggunakan metode wawancara, studi dokumentasi dan observasi. Adapun Pemeluk agama Katolik yang merupakan tokoh agama Katolik seperti Romo/Pastor, Suster, Jemaat gereja dan lain sebagainya, mereka yang bisa dimintai informasi mengenai penelitian ini. Teknik pemilihan subjek penelitian ini menggunakan metode Purposive sampling. Adapun kriteria yang menjadi subjek adalah penganut agama Katolik yang berdomisili di Banjarmasin dan menguasai pesoalan-persoalan dalam agama Katolik terutama mengenai kawin campur yang ada di Banjarmasin. Dengan mengunakan metode pendekatan Normatif Komparatif. Dengan metode tersebut, penulis dapat mengetahui bagaimana kawin campur dalam Gereja Katolik di Banjarmasin dan bagaimana Persepsi tokoh agama Katolik mengenai kawin campur di Banjarmasin. Dari hasil penelitian diperoleh temuan bahwa kawin campur dalam agama Katolik pada dasarnya dilarang dalam ajaran gereja, namun seiring perkembangan zaman kawin campur akhirnya diperbolehkan. Tetapi masih ada beberapa gereja yang melarang kawin campur, boleh dan tidaknya tergantung kebijakan Romo/Pastor yang memberikan kebijakan. Bagi mereka yang melakukan kawin campur, mereka harus memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah diberikan oleh pihak gereja dan persyaratan tersebut tidaklah mudah, karena perkawinan tersebut bukanlah perkawinan yang diinginkan oleh umat Katolik.

Item Type: Skripsi
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Depositing User: Mrs. Mur Tini
Date Deposited: 31 Jul 2015 03:03
Last Modified: 31 Jul 2015 03:03
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/851

Actions (login required)

View Item View Item