EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Manajemen Pengembangan Kurikulum Lembaga Pendidikan Islam Di Kota Balikpapan

Musarrofah, Musarrofah (2017) Manajemen Pengembangan Kurikulum Lembaga Pendidikan Islam Di Kota Balikpapan. Tesis, Pascasarjana.

[img] Text
PERNYATAAN.pdf

Download (231kB)
[img] Text
AWAL.pdf

Download (502kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (181kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (340kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (348kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (214kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (437kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (338kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (101kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (261kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (5MB)

ABSTRAK

MUSARROFAH: “Manajemen Pengembangan Kurikulum Lembaga Pendidikan Islam di Kota Balikpapan”, Tesis, Program Studi Pendidikan Islam, Konsentrasi Manajemen Pendidikan Islam, di bawah bimbingan (I) Prof. Dr. H. Mahyuddin Barni, M.Ag dan (II) Dr. Ahmad Juhaidi, M.Pd, pada Institut Agama Islam Negeri Antasari Banjarmasin, 2016. KATA KUNCI : - Manajemen - Pengembangan - Kurikulum - Lembaga pendidikan Islam Dewasa ini, lembaga pendidikan Islam terus melakukan perbaikan dalam rangka meningkatkan kualitas lulusannya dan secara kelembagaan, mampu bersaing dengan lembaga lain khususnya pendidikan umum. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh anggapan bahwa sekolah Islam merupakan sekolah kelas dua dan sekolah yang jauh dari kualitas. Selian itu, pendidikan juga masih menyisakan berbagai problema seperti misorientasi, alienasi,misorientasi, dll. Padahal jika dilihat dari fungsinya, kedua model lembaga pendidikan tersebut sama-sama untuk mencetak generasi yang diharapkan oleh undang-undang sistem pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tentang manajemen pengembangan kurikulum yang dilaksanakan di tiga madrasah ibtidaiyyah, yakni MI Ibnu Umar, MI Raadhiyatan Mardhiyyah Putra dan MI Raadhiyatan Mardhiyyah Putri Balikpapan yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di tiga madrasah ibtidaiyyah, yakni MI Ibnu Umar, MI Raadhiyatan Mardhiyyah Putra dan MI Raadhiyatan Mardhiyyah Putri Balikpapan. Subyek penelitian terdiri dari kepala madrasah, wakil kepala madrasah, dan guru. Objek penelitian ini adalah manajemen kurikulum lembaga pendidikan Islam yang meliputi tiga madrasah ibtidaiyyah, yakni MI Ibnu Umar, MI Raadhiyatan Mardhiyyah Putra dan MI Raadhiyatan Mardhiyyah Putri Balikpapan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti dan pedoman wawancara, observasi dan analisis dokumen. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif Miles-Huberman terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengembangan kurikulum lembaga pendidikan Islam di kota Balikpapan dilakukan dengan cara yang berbeda-beda. Pada MI Ibnu Umar Balikpapan perencanaan kurikulum dilakukan melalui rapat kerja yang dilakukan oleh stakeholder yayasan Ibnu Umar. Hal yang menjadi fokus pembahasan stakeholder adalah terkait dengan visi, misi serta profil out put yang diharapkan oleh lembaga. Selain itu, para stakeholder juga menyeleksi materi-materi atau mata pelajaran-mata pelajaran yang akan diajarkan di lembaga tersebut. Demikian juga dengan desain pengalaman belajar dimana MI Ibnu Umar Balikpapan menyelenggarakan pembelajarannya dengan system fullday school. Kebijakan yang ditetapkan oleh stakeholder kemudian dilanjutkan dengan training guru. Sedangkan MI RM Putra menggunakan cara yang berbeda dimana perencanaan kurikulum MI RM Putra dilakukan melalui rapat kerja, perumusan tujuan lembaga, bedah dan modifikasi kurikulum. Dalam kegiatan bedah dan modifikasi kurikulum tersebut dibahas terkait mata pelajaran-mata pelajaran yang akan diajarkan serta organisasi kurikulum dimana organisasi kurikulum MI RM Putra menggunakan pendekatan separated curriculum dan broad field curriculum dan sistem pembelajarannya menggunakan sistem full day school untuk kelas 1 dan 2. Sedangkan untuk kelas 3 sampai dengan kelas 6 menggunakan sistem semi boarding. Setelah bedah kurikulum, dilanjutkan dengan pembagian jam mengajar dan penyusunan perangkat mengajar. Adapun MI RM Putri melakukan perencanaan kurikulum melalui rapat kerja, perumusan tujuan kurikulum, dan rasionalisasi mata pelajaran. Rasionalisasi mata pelajaran meliputi seleksi mata pelajaran yang akan diajarkan, organisasi kurikulum dimana MI RM Putri menggunakan desain separated dan broad field curriculum dan sistem pelajaran menggunakan sistem full day school. Implementasi kurikulum pada ketiga madrasah ibtidaiyyah tersebut mempunyai cara yang berbeda dimana pada MI Ibnu Umar dilakukan dengan menetapkan standar operasional prosedur (SOP) dimana guru yang akan mengajar wajib menyiapkan materi ajarnya sebelum hari H. adapun MI RM Putra dan MI RM Putri dengan mengadakan musyawarah rekayasa mata pelajaran yang dilakukan setiap hari sabtu. Adapun evaluasi kurikulum madrasah ibtidaiyyah tersebut mempunyai kesamaan dimana evaluasi kurikulum meliputi evaluasi kognitif, afektif dan psikomotorik. Selain itu, evaluasi juga dilakukan oleh pihak eksternal, yaitu oleh dinas pendidikan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Mr. Mahyuddin Noor
Date Deposited: 05 Apr 2017 05:30
Last Modified: 05 Apr 2017 05:30
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/7745

Actions (login required)

View Item View Item