EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Gaya Kepemimpinan Mudîr Dalam Pengelolaan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (Studi Kasus Pada Pondok Pesantren di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur)

Ani Iswiyanto, Hendra (2017) Gaya Kepemimpinan Mudîr Dalam Pengelolaan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (Studi Kasus Pada Pondok Pesantren di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur). Tesis, Pascasarjana.

[img] Text
PERNYATAAN.pdf

Download (50kB)
[img] Text
AWAL.pdf

Download (546kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (28kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (138kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (428kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (79kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (34kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (47kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (296kB)

ABSTRAK

Hendra Ani Iswiyanto: Gaya Kepemimpinan Mudîr Dalam Pengelolaan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (Studi Kasus Pada Pondok Pesantren di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur). Di bawah bimbingan I: Dr. H. Husnul Yaqin, M.Ed., dan II: Dr. Ahmad Salabi, M.Pd., Tesis Pada Program Pascasarjana IAIN Antasari Banjarmasin, Program Studi Pendidikan Islam, Konsentrasi Manajemen Pendidikan Islam, 2017. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Mudîr, Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Kepemimpinan di lembaga pendidikan Islam mempengaruhi lingkungan dalam merealisasikan visi dan misi, termasuk kepemimpinan di pondok pesantren. Keberhasilan suatu kepemimpinan bergantung pada gaya kepemimpinan seseorang. Pondok pesantren tahfizhul qur’an bertujuan untuk melahirkan penghafal qur’an yang tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an tetapi juga berakhlak mulia, cerdas, mandiri dan memiliki tanggung jawab. Tujuan itu dapat tercapai dengan pengelolaan yang baik oleh pimpinannya. Peneliti melihat beberapa pondok pesantren tahfizhul qur’an ada yang berkembang dan tidak berkembang. Peneliti menemukan bahwa salah satu faktor berkembang dan tidak berkembangnya di sebabkan oleh pengaruh gaya kepemimpinan. Penelitian ini difokuskan pada gaya kepemimpinan Mudîr dalam pengelolaan Pondok pesantren tahfizhul Qur’an. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, objek penelitian adalah gaya kepemimpinan Mudîr dalam pengelolaan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur dengan subjek penelitian adalah pimpinan (Mudîr), kepala bidang, staf, guru-guru dan pengasuh di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian di analisis melalui tahapan koleksi data, reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Gaya Kepemimpinan yang di terapkan oleh Mudîr Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Ahlus Shuffah Balikpapan ada empat yaitu: (a) Gaya kepemimpinan pseudo demokratis (semi demokratis). Indikasinya adalah dalam pengambilan keputusan sering secara sepihak (tanpa melibatkan bawahan) dan melalui sebuah musyawarah, dalam menetapkan tujuan dan sasaran-sasaran pimpinan mempunyai otoritas penuh baik menetapkan secara sepihak maupun dalam sebuah musyawarah, (b) Gaya kepemimpinan otoriter. Mudîr terlibat langsung dalam pengawasan dan supervisi yang bersifat tegas dan ketat, terutama dalam hal teknis di lapangan harus sesuai dengan perintah dan keinginan pimpinan (c) Gaya kepemimpinan situasional. Hal ini ditunjukkan dalam pendelegasian tugas berdasarkan tingkat kematangan bawahan yaitu kemauan dan kemampuan bawahan dalam menjalankan tugas yang didelegasikan. (d) Gaya Kepemimpinan Partisipatif (demokratis). Hal ini di tunjukkan dalam membangun komunikasi dengan bawahan, dan pemberian motivasi oleh Mudîr kepada bawahannya dan santri tahfizh. Selanjutnya, (2) Gaya kepemimpinan yang di terapkan oleh Mudîr Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Islamic Development Center (IDC) Balikpapan ada tiga yaitu: (a) Gaya Kepemimpinan demokrasi (partisipatif). Hal ini ditunjukkan dalam pengambilan keputusan Mudîr bermusyawarah dengan pembina dan bawahan, dalam menetapkan tujuan dan sasaran-sasaran Mudîr berkoordinasi dengan para bawahannya, dalam pengawasan dan supervisi kepada bawahan, dan pemberian motivasi yang dilakukan Mudîr kepada bawahan dan santri. (b) Gaya kepemimpinan situasional. Indikasinya dalam pendelegasian tugas berdasarkan tingkat kemauan dan kemampuan bawahan. (c) Gaya kepemimpinan transformasional. Hal ini terlihat pada komunikasi yang dibangun mengarah pada pendekatan kekeluargaan. Kemudian, (3) Gaya kepemimpinan yang di terapkan oleh Mudîr Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an dan Hadits Al-Mukhlishin Balikpapan yaitu dengan gaya kepemimpinan demokratis (partisipatif). Hal ini di lakukan dalam pengambilan keputusan dengan bermusyawarah dan melibatkan berbagai pihak (civitas) di pondok pesantren, pendelegasian tugas kepada bawahan dengan membangkitkan inisiatif, memberikan kebebasan berkreatifitas di bidangnya masing-masing, dalam menetapkan tujuan dan sasaran-sasaran, dalam membangun komunikasi dengan bawahan, dalam pengawasan dan supervisi kepada bawahan dan pemberian motivasi yang disampaikan oleh Mudîr kepada bawahan dan santrinya berupa ceramah dan nasehat.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Mr. Mahyuddin Noor
Date Deposited: 01 Apr 2017 01:59
Last Modified: 01 Apr 2017 01:59
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/7709

Actions (login required)

View Item View Item