EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Pola Interaksi Dalam Pembelajaran Rumpun Pendidikan Agama Islam Pada Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Barito Selatan

Aulia, Reza (2017) Pola Interaksi Dalam Pembelajaran Rumpun Pendidikan Agama Islam Pada Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Barito Selatan. Tesis, Pascasarjana.

[img] Text
PERNYATAAN.pdf

Download (236kB)
[img] Text
AWAL.pdf

Download (413kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (258kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (239kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (391kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (209kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (300kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (192kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (268kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

ABSTRAK

Reza Aulia; POLA INTERAKSI DALAM PEMBELAJARAN RUMPUN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MADRASAH TSANAWIYAH DI KABUPATEN BARITO SELATAN., di bawah bimbingan (I) Dr. Hj. Salamah, M.Pd., (II) Dr. Inna Muthmainnah, MA., Tesis pada Pacasarjana IAIN Antasari Banjarmasin, 2017. Kata Kunci: Pola, Interaksi, Pembelajaran, Rumpun Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini adalah pola interaksi dalam pembelajaran rumpun Pendidikan Agama Islam pada Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Barito Selatan. Penelitian ini beranjak dari pengamatan awal penulis bahwa di MTs B lebih dominan menggunakan interaksi satu arah. Kurangnya interaksi antara pendidik dengan peserta didik, dikarenakan peserta didik kurang aktif dalam pembelajaran. Berdasarkan hal ini, tujuan yang diangkat di dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk interaksi pendidik-peserta didik, pola komunikasi yang dikembangkan pendidik dan problematika apa saja yang dihadapi pendidik dalam pembelajaran rumpun Pendidikan Agama Islam pada Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Barito Selatan. Sumber data di dalam penelitan ini adalah 13 orang pendidik rumpun Pendidik Agama Islam dan peserta didik di MTs A, MTs B, dan MTs C yang diteliti. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk interaksi pendidik-peserta didik menunjukan pola interaksi pendidik-peserta didik, peserta didik-pendidik (dua arah) dan multi arah. Pola interaksi dua arah, ditunjukan dengan antara pendidik dengan peserta didik berperan sama yaitu pemberi aksi dan penerima aksi. Adapun dalam pola interaksi dua arah diperoleh hubungan timbal balik dari peserta didik seperti bertanya dan menjawab pertanyaan dari pendidik, Sehingga pendidik dan peserta didik sama-sama aktif dalam proses pembelajaran. Hubungan pendidik-peserta didik cukup harmonis, hal ini terlihat ketika proses pembelajaran, pendidik menyadari akan fungsinya sebagai pamong bagi anak didiknya/peserta didiknya, pendidik juga terlihat demokratis dan terbuka dari para peserta didik, sehingga terciptalah suatu komunikasi yang selaras antara pendidik dan peserta didik dalam proses belajar mengajar. Pola komunikasi yang dikembangkan pendidik yaitu pola komunikasi dua arah dan multi arah. Pola komunikasi dua arah ditunjukkan dengan suasana kelas lebih interaktif karena adanya timbal balik antara pendidik dan peserta didik yang saling mendominasi. Adapun komunikasi banyak arah ditunjukkan dengan proses pembelajaran yang lebih interaktif yang dilakukan oleh pendidik maupun peserta didik. Adapun komunikasi yang digunakan pendidik rumpun Pendidikan Agama Islam pada Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Barito Selatan yaitu komunikasi verbal dan non verbal. Komunikasi verbal merupakan bentuk komunikasi dimana pesan disampaikan secara lisan atau tertulis menggunakan bahasa. Diantara komunikasi verbal, yang dilakukan yakni berbicara, menulis, dan mendengarkan. Adapun komunikasi non-verbal komunikasi berupa gerakan tubuh, gerakan mata, tekanan dan irama suara, diam. Problematika yang sering dihadapi pendidik dalam proses pembelajaran adalah kegaduhan dan ketidaksiapan pendidik. Padahal kegaduhan dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan materi pembelajaran yang disampaikan pendidik tidak dapat dipahami dengan baik oleh peserta didik. Kemudian yang kedua adanya faktor ketidak siapan dari pendidik, padahal salah satu kewajiban pendidik adalah membuat perencanaan pembelajaran.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
L Education > L Education (General)
Depositing User: REZA REZA AULIA
Date Deposited: 10 Feb 2017 03:03
Last Modified: 10 Feb 2017 03:03
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/7372

Actions (login required)

View Item View Item