EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Mutiara Yang Terlupakan: Biografi Dan Pemikiran Fathimah Binti Abdul Wahab Bugis

Saifuddin, Saifuddin (2016) Mutiara Yang Terlupakan: Biografi Dan Pemikiran Fathimah Binti Abdul Wahab Bugis. In: Transpormasi Sosial Dan Intelektual Orang Banjar Kontemporer.

[img] Text
Saifuddin. Mutiara yang Terlupakan.pdf

Download (240kB)

ABSTRAK

Ulama perempuan belum mendapat tempat yang sewajarnya dalam tradisi intelektual Islam. Padahal, terdapat cukup banyak ulama perempuan yang mempunyai peran penting dalam kancah keilmuan Islam, mulai hadis, fikih, hingga tasawuf. Namun sayangnya, dari sekian banyak ulama perempuan itu tidak seorang pun yang tercatat sebagai penulis kitab. Dalam situasi seperti ini kehadiran Fathimah binti Abdul Wahab Bugis yang dikenal sebagai penulis kitab Parukunan Melayu merupakan fenomena yang unik dan menarik. Namun, peran ulama perempuan ini justru terlupakan karena belakangan kitab tersebut diatasnamakan ulama laki-laki, Mufti Jamâluddîn. Studi ini berusaha mengungkap kembali peran Fathimah dalam penulisan kitab Parukunan Melayu berikut pemikirannya di bidang tauhid dan fikih. Melalui penelusuran historis dan dokumenter diperoleh data yang lebih meyakinkan bahwa kitab tersebut ditulis oleh Fathimah. Pemikiran Fathimah di bidang tauhid secara jelas mengikuti paham Aswaja, terutama Asy’ariyah, yang meliputi: percaya kepada Allah; percaya kepada para malaikat-Nya; percaya kepada kitab-kitab-Nya; percaya kepada para pesuruh-Nya; percaya kepada Hari Kemudian; percaya kepada untung baik dan buruk dari Allah swt. Sedangkan pemikirannya bidang fikih mengikuti mazhab Syafi‘i, yang meliputi: hukum air; najis dan cara menghilangkannya; hukum buang air dan istinja; suatu yang mewajibkan mandi, fardu mandi, sunah, dan makruhnya; syarat mengambil air sembahyang, sunah, dan makruhnya; syarat sembahyang; tata cara sembahyang; suatu yang membatalkan sembahyang dan yang makruhnya; sembahyang sunah; sembahyang qasar dan jamak; syarat hukum puasa; syarat wajib puasa Ramadan; suatu yang mengharuskan berbuka puasa; sunah puasa; jimak di bulan Ramadan; puasa sunah; dan lain-lain. Kata-kata kunci: ulama perempuan, kitab kuning, Parukunan Melayu, tauhid, fikih.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Depositing User: Zulkifli Ariyadi
Date Deposited: 22 Aug 2016 03:21
Last Modified: 22 Aug 2016 03:21
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/6297

Actions (login required)

View Item View Item