EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Kekerasan Seksual (Perspektif Hadis dan Undang-undang PKDRT)

Hairul, Hudaya (2013) Kekerasan Seksual (Perspektif Hadis dan Undang-undang PKDRT). Inspirasi, 11 (4). pp. 51-67. ISSN 1693-4342

[img] Text
KEKERASAN SEKSUAL (PERSPEKTIF HADIS DAN PKDRT).pdf

Download (138kB)

ABSTRAK

Setidaknya ada dua kategori yang dimaksud oleh Undang-undang PKDRT tentang kekerasan seksual, yakni: pertama, memaksa orang yang berada dalam lingkup rumah tangga untuk melakukan hubungan seksual dengan dirinya. Kedua, memaksa melakukannya dengan orang lain untuk kepentingan komersial. Untuk kategori kedua, jelas Islam melarang pelacuran. Bahkan, dalam hadis, melacurkan budak saja dilarang terlebih anggota keluarga. Berbeda halnya dengan kategori pertama, dalam hadis, disebutkan beberapa kasus yang menunjukkan bolehnya suami memaksa isteri untuk melakukan hubungan seksual meski ia kurang menghendakinya. Dengan demikian, ada perbedaan mengenai pengaturan hubungan seksual antara PKDRT dan hadis.

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Depositing User: Hairul Hudaya
Date Deposited: 22 Aug 2016 01:17
Last Modified: 22 Aug 2016 01:17
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/6275

Actions (login required)

View Item View Item