EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Menguji Kompleksitas 'Illah Hadis

Hairul, Hudaya (2012) Menguji Kompleksitas 'Illah Hadis. Ilmu Ushuluddin, 11 (02). pp. 203-219. ISSN 1412-5188

[img] Text
Menguji Kompleksitas 'Illah Hadis.pdf

Download (433kB)

ABSTRAK

Dalam rangka verifikasi hadis, ulama membagi menjadi dua objek utama yakni penelitian sanad dan matan. Variabel objek pada sanad mencakup ketersambungan perawi, keadilan dan kedhabitan perawi serta ada tidaknya unsur syâdz dan ‘illah. Sedang penelitian matan mencakup dua hal yakni terhindarnya hadis dari unsur syâdz dan ‘illah. ‘Illah sendiri secara bahasa berarti cacat yang menunjukkan bahwa hadis mu’allal adalah hadis yang terdapat kecacatan padanya. Namun berbeda dengan hadis dhaif yang nampak jelas kecacatannya, hadis mu’allal tersembunyi kecacatannya. Pada prinsipnya, definisi ulama mengenai faktor kecacatan hadis mu’allal tidak berbeda dengan pemahaman mengenai hadis dhaif lainnya. Dalam sanad, mu’allal dapat berupa terputusnya sanad yang dalam istilah hadis dhaif dapat disebut dengan berbagai nama seperti munqati’, mu’dhal, mu’allaq atau mursal. Sedang pada matan dapat berupa ziyâdah matan, idrâj dan lainnya. Bentuk kecacatan yang ada pada hadis ber’illah sesungguhnya juga ditemukan pada hadis dhaif umumnya dengan istilah dan nama berbeda. Lantas mengapa perlu syarat khusus variabel ‘illah dalam verifikasi validitas hadis bila semua bentuk kecacatan tersebut ternyata ada pada hadis dhaif lainnya? Ulama lantas membedakannya dengan menyatakan bahwa ‘illah adalah kecacatan yang tersembunyi dan tidak mudah diketahui kecuali setelah dilakukan penelitian yang mendalam mengenai aspek kecacatannya. Sepintas boleh jadi hadis tersebut sahih namun penelitian yang akan menunjukkan apakah hadis tersebut benar-benar sahih. Di sinilah letak penting penelitian ‘illah pada hadis. Makalah ini berusaha mengkaji berbagai aspek mengenai ‘illah hadis dan kemudian menguji kembali hadis yang dinilai ‘illah untuk menunjukkan sejauhmana kompleksitas penelitian ‘illah pada hadis. Beberapa persoalan yang akan menjadi fokus peneltian pada pembahasan ini yakni: 1) Bagaimana konsepsi ulama mengenai ‘illah hadis?; 2) Bagaimana konsep tersebut diterapkan dalam rangka menilai kualitas kesahihan suatu hadis kemudian mengujinya untuk mengetahui kompleksitasnya.

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Hairul Hudaya
Date Deposited: 19 Aug 2016 06:24
Last Modified: 19 Aug 2016 06:24
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/6253

Actions (login required)

View Item View Item