EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Bisnis Wirausahawan Muslim Alabio Studi Kasus di Kota Banjarmasin

Muhaimin, Muhaimin (2016) Bisnis Wirausahawan Muslim Alabio Studi Kasus di Kota Banjarmasin. In: International Conference On Social and Intellectual Transformation of the Contemporary Banjarese, 09-11 Agustus 2016, Banjarmasin.

[img] Text
Bisnis Wirausahawan Muslim Alabio.pdf

Download (515kB)

ABSTRAK

Riset dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan teknik wawancara secara mendalam, observasi partisipan dan studi dokumen. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan model interaktif Miles dan Haberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan bisnis wirausahawan muslim Alabio dipengaruhi oleh 5 (lima) domain faktor kolaboratif, meliputi faktor agama, etika, ekonomi, sosial-budaya, dan faktor psikologis. Masing-masing faktor memperlihatkan keterkaitan dan kekuatan yang bersifat saling mendorong dan saling melengkapi. Riset ini memiliki implikasi teoretis berupa fakta bahwa (a) kekerabatan sebagai tema kultural dari penelitian yang dihasilkan, berimplikasi bahwa pola kekerabatan patut dipertimbangkan sebagai model pengembangan bisnis islami, (b) faktor keberhasilan bisnis bersifat kolaboratif multi faktor, berimplikasi pengembangan ilmu ekonomi Islam secara epistemologis harus dikembangkan dengan melibatkan multi disiplin ilmu, (c) adanya indikator-indikator baru bagi keberhasilan bisnis pedagang muslim dapat dijadikan sebagai garis pembeda antara konsep keberhasilan ekonomi islami dan ekonomi non-islami. Implikasi praktis dari penelitian ini berupa fakta bahwa faktor pendidikan formal tidak berkorelasi positif terhadap keberhasilan bisnis. Kenyataan ini berguna untuk memberikan kritik dan saran kepada pemerintah bahwa ada yang missing antara kebijakan program pendidikan Indonesia dengan dunia kerja/ekonomi. Oleh karena itu, pendidikan tinggi selayaknya diarahkan kepada upaya sinergis antara transfer of knowledge pada satu sisi dan transfer of entrepreneurship value pada sisi lainnya agar sikap kemandirian berekonomi, menjadi salah satu penyeimbang terhadap keberhasilan pendidikan tinggi. Kata Kunci: Faktor keberhasilan bisnis, muslim Alabio, ekonomi islami, kekerabatan, agama.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Depositing User: Mr. Moch Isra Hajiri
Date Deposited: 19 Aug 2016 00:28
Last Modified: 19 Aug 2016 00:28
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/6234

Actions (login required)

View Item View Item