EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Analisis Gender “Baantaran Jujuran” Dalam Kebudayaan Banjar

Nuril, Huda (2016) Analisis Gender “Baantaran Jujuran” Dalam Kebudayaan Banjar. In: Transpormasi Sosial Dan Intelektual Orang Banjar Kontemporer.

[img] Text
Nuril Huda. Baantaran Jujuran.pdf

Download (310kB)

ABSTRAK

Masyarakat Banjar memiliki adat istiadat dalam proses perkawinan.Proses perkawinan diawali dengan basasuluh (mencari informasi tentang keadaan perempuan yang mau dilamar/dipinang),selanjutnya badatang/ melamar/meminang.baantaranjujuran, akad nikah, dan terakhir resepsi perkawinan. Proses berikutnya setelah lamaran diterima adalah baantaran jujuran. Baantaran jujuran adalah proses dimana pihak laki-laki datang ke rumah pihak perempuan untuk menyampaikan hantaran mas kawin, jujuran (uang mahar), seperangkat alat shalat, dan barang-barang seisi kamar (termasuk pakaian perempuannya), serta benda-benda pemberian lainnya. Dalam prosesibaantaran jujurandsampaikan beberapa pesan/nasehat (papadahan) dan pantun, baik oleh pihak laki-laki maupun perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami makna baantaran jujuran dan isi papadahan/nasehatatau pantun yang disampaikan pada acara serah-terima/panyarahanjujuran dan uang mahar dengan analisis gender.Baantaran jujuran dalam masyarakat Banjar dilihat dari analisis gender bermakna bahwa acara tersebut didominasi oleh perempuan dan yang berperan besar adalah perempuan dari berbagai aspek: mulai menentukan, memutuskan, mengendalikan, dan memanfatkan uang yang diberikan pihak laki-laki kepada pihak perempuan, semuanya diputuskan dan dikelola oleh perempuan baik sang mempelai perempuan atau sang ibu. Makna dari isi pesan /papadahan/nasehat/pantun dalam acara tersebut dengan analisis gender adalah pantun yang disampaikan berisi nasehat/pendidikan berumah tangga yang khusus ditujukan kepada calon mempelai perempuan, sehingga terkesan bias gender. Kata kunci: Baantaran jujuran,kebudayaan Banjar,analisis gender.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Depositing User: Zulkifli Ariyadi
Date Deposited: 18 Aug 2016 00:29
Last Modified: 18 Aug 2016 00:29
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/6199

Actions (login required)

View Item View Item