EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

ANALISIS MANAJEMEN RISIKO USAHA BUDIDAYA IKAN DENGAN SISTEM KERAMBA JARING APUNG (Studi Kasus Desa Aranio, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar)

Abdul Halim, H. Mukhlis (2015) ANALISIS MANAJEMEN RISIKO USAHA BUDIDAYA IKAN DENGAN SISTEM KERAMBA JARING APUNG (Studi Kasus Desa Aranio, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar). Skripsi, Fakultas Syariah Dan Ekonomi Islam.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (87kB) | Preview

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi dari pengalaman penulis semasa kegiatan KKN di Desa Aranio Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar yang kebetulan pada saat kegiatan pernah mengikuti kegiatan warga Desa Aranio dalam membudidayakan ikan dengan sistem keramba jaring apung. Dalam prosesnya, usaha budidaya ikan dengan sistem keramba jaring apung ini banyak menghadapi kendala-kendala atau risiko-risiko yang dapat mengganggu dan mempengaruhi kelangsungan usaha, baik yang disebabkan oleh pelaku usaha sendiri, maupun yang disebabkan oleh faktor alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja risiko yang sering dihadapi oleh pelaku usaha budidaya ikan dengan sistem keramba jaring apung ini, bagaimana gambaran manajemen risiko yang dilakukan oleh pelaku usaha, serta bagaimana perspektif Islam terhadap manajemen risiko. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Untuk mendapatkan informasi dan data yang diperlukan, maka penulis turun langsung ke Desa Aranio Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar untuk melakukan observasi dan wawancara langsung kepada pelaku usaha budidaya ikan dengan sistem keramba jaring apung. Melalui penelitian ini, penulis mendapatkan temuan-temuan sebagai berikut: Pertama, ketidak cermatan pelaku usaha dalam melakukan pembibitan dengan memperkirakan kepadatan jumlah bibit dengan ukuran keramba jaring apung merupakan penyebab terjadinya risiko yang mengakibatkan kematian bibit meningkat. Kurangnya perawatan terhadap keramba jaring apung juga menjadi penyebab terjadinya risiko kerusakan jaring yang menampung semua bibit ikan. Kedua, adanya tindak kecurangan antara penjual dan pembeli hasil panen sedikit banyaknya menyebabkan ketidak stabilan harga jual hasil panen di samping meningkat jenis ikan laut yang beredar di pasaran, kelemahan pelaku usaha dalam menentukan harga jual hasil panen juga menyebabkan ketidakpastian penghasilan pelaku usaha. Ketiga, musim kemarau dan kebanjiran adalah risiko yang paling tidak bisa dihindari oleh pelaku usaha budidaya ikan. Dengan melakukan mitigasi

Item Type: Skripsi
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Mr. Azra'i Muhammad
Date Deposited: 27 Jul 2015 05:31
Last Modified: 27 Jul 2015 05:31
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/594

Actions (login required)

View Item View Item