EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Status Hukum Jual Beli Bangunan Di Atas Tanah Yang Terkena Line Batu Bara Di Desa Sumber Rezeki Kecamatan Juai Kabupaten Balangan

Ahmad, Musta’ien (2015) Status Hukum Jual Beli Bangunan Di Atas Tanah Yang Terkena Line Batu Bara Di Desa Sumber Rezeki Kecamatan Juai Kabupaten Balangan. Tesis, Pascasarjana.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (415kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (263kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (475kB) | Preview

ABSTRAK

Ahmad Musta’ien, 2014, Status Hukum Jual Beli Bangunan Di Atas Tanah Yang Terkena Line Batu Bara Di Desa Sumber Rezeki Kecamatan Juai Kabupaten Balangan, Di bawah bimbingan Prof. Dr. Ahmadi Hasan, M.H dan Dr. Syaugi Mubarak Seff, M.A. Tesis, Pada Program Pascasarjana IAIN Antasari Banjarmasin, 2014. Kata kunci : Status hukum, Jual beli, bangunan, line batu bara. Jual beli merupakan salah satu bentuk muamalah yang harus sesuai dengan syariat Islam, namun dalam pelaksanannya tidak semua manusia memahami syariat Islam dengan sempurna, sehingga terkadang hal-hal yang masih belum terbukti hukumnya mereka anggap sesuatu yang sah-sah saja dilakukan sebagaimana praktik jual beli bangunan (rumah-rumahan) yang terkena line batu bara di Desa Sumber Rezeki Kecamatan Juai Kabupaten Balangan, sebab bangunan tersebut didirikan hanya di atas tanah yang telah terkena line dan dibangun asal-asalan sehingga terlihat tidak layak huni. Untuk memudahkan proses penjualannya maka dibantu oleh makelar sehingga harga yang ditawarkan menjadi lebih tinggi seperti harga perumahan pada umumnya, dan praktik tersebut mengandung unsur gharar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hukum jual beli bangunan beserta argumentasinya menurut para ulama. Dengan demikian setidaknya yang selama ini menjadi titik masalah dapat terungkap dan dapat menjadi informasi ilmiah yang mencerahkan. Jenis penelitian tesis ini dengan menggunakan penelitian kualitatif. Adapun metode yang digunakan dalam penyusunan tesis ini adalah 1) sumber data, yang terdiri atas; data primer dan data sekunder. 2) teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. 3) analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif dengan tujuan menggambarkan fenomena dan proses jual-beli bangunan, yang kemudian membandingkan pemikir tokoh berkenaan. dengan produk fiqh.Hasil penelitian menunjukan, implementasi dari jual-beli bangunan tersebut adalah “sah tetapi terlarang” hal ini didasarkan pada teori Fiqih yang mengatakan salah satu yang menjadikan jual beli tersebut bathil adalah adanya ketidak jelasan dalam menjelaskan sifat, jumlah dan ukuran (transparan dalam menyebutkannya), berbeda halnya jika seseorang menjelaskan dengan sejujurnya dan menyeluruh status barang tersebut sehingga pembeli akan mengetahui walaupun tanpa melihatnya. Selain itu prilaku penjual dan makelar yang menyembunyikan kecacatan pada barang, hal tersebut dikategorikan sebagai upaya untuk menipu pembeli dan berakibat kerugian bagi pembeli. Sehingga perbuatan penjual tersebut adalah zalim yang secara hukumnya adalah haram. Landasan dari pelarangan hal tersebut yaitu adanya larangan untuk memakan harta orang lain dengan bathil sesuai dengan firman Allah dalam surah an-Nisa (4) ayat 29.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Mrs. Mur Tini
Date Deposited: 27 Jul 2015 02:02
Last Modified: 27 Jul 2015 02:02
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/580

Actions (login required)

View Item View Item