EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Peran Guru BK dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa di SMP Negeri 26 Banjarmasin

Ridha, Muhammad (2014) Peran Guru BK dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa di SMP Negeri 26 Banjarmasin. Skripsi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

[img]
Preview
Text
Bab I - III.pdf

Download (339kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab IV.pdf

Download (247kB) | Preview

ABSTRAK

Penelitian ini membahas tentang peran guru BK dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di SMP Negeri 26 Banjarmasin. Masalah yang ingin diteliti adalah terkait dengan data tentang bentuk kesulitan belajar yang dialami oleh para siswa, faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya kesulitan belajar siswa serta peran guru BK dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di SMP Negeri 26 Banjarmasin. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru BK dan para siswa di SMP Negeri 26 Banjarmasin yang telah menjalani proses konseling dengan keluhan kesulitan belajar, sedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah peran guru BK dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di SMP Negeri 26 Banjarmasin. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik editing dan display data, sedangkan teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan melengkapi uraian dengan membuat deskripsi dan analisis secara kualitatif tentang peran guru BK dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di SMP Negeri 26 Banjarmasin. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran guru BK dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di SMP Negeri 26 Banjarmasin adalah sebagai berikut: 1) Bentuk kesulitan belajar yang dialami siswa di SMP Negeri 26 Banjarmasin, yang terdiri atas (a) Kekacauan Belajar (Learning Disorder) belum pernah terjadi pada tahun pelajaran 2014-2015, (b) Ketidakmampuan Belajar (Learning Disability) belum pernah ditemukan oleh pihak konselor, (c) Ketidakberfungsian Belajar (Learning Disfunction) dan Belajar di bawah kemampuan normal (Under Achiever) terjadi pada 4 orang anak serta (d) Lambat Belajar (Slow Learner) terjadi pada seorang siswa, khususnya pada materi penalaran. Adapun faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya kesulitan belajar pada kasus kesulitan belajar dalam bentuk ketidakberfungsian belajar dan belajar di bawah kemampuan normal adalah faktor internal siswa yang bersangkutan yakni kurangnya kontrol diri yang mengakibatkan kurang konsentrasi dan fokus dalam pembelajaran, sedangkan kasus belajar lambat disebabkan oleh faktor internal siswa yang bersangkutan yakni minimnya minat siswa yang bersangkutan terhadap pelajaran matematika. Adapun peran guru BK dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di SMP Negeri 26 Banjarmasin yakni pengumpulan data dengan teknik wawancara, pengolahan data dengan mengidentifikasi masalah yang dihadapi siswa, diagnosis, prognosis yaitu dengan menentukan program layanan yang tepatdengan kebutuhan siswa, treatment yaitu memberikan bimbingan belajar kelompok dan individual serta evaluasi.

Item Type: Skripsi
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Mr. Moch Isra Hajiri
Date Deposited: 24 Jul 2015 06:32
Last Modified: 24 Jul 2015 06:32
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/562

Actions (login required)

View Item View Item