EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Pengajian Tasawuf K.H.Muhammad Ridwan Baseri Di Majelis Taklim Al-Hidayah Desa Kapuh Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Telaah Karisma Dan Tasawuf Modern)

Zulkifli, Zulkifli (2016) Pengajian Tasawuf K.H.Muhammad Ridwan Baseri Di Majelis Taklim Al-Hidayah Desa Kapuh Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Telaah Karisma Dan Tasawuf Modern). Tesis, Pascasarjana.

[img] Text
PERNYATAAN.pdf

Download (153kB)
[img] Text
AWAL.pdf

Download (445kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (144kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (478kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (328kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (274kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (348kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (460kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (144kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya ulama yang ada di Indonesia, baik itu yang ada di provinsi-provinsinya, seperti Provinsi Kalimantan Selatan. Di provinsi ini terdapat begitu banyak ulama, tidak hanya di daerah kota, tapi di daerah pedesaan juga ada. Kabupaten Hulu Sungai Selatan merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan. Di kabupaten ini terdapat ulama yang bernamaK.H. Muhammad Ridwan Baseri, bertempat tinggal di Desa Kapuh Kecamatan Simpur. Masyarakatsangat mengenal dengan sosok K.H. Muhammad Ridwan Baseri yang populer dengan sebutan Guru Ridwan atau Guru Kapuh, karena beliau merupakan salah satu ulama kharismatik di Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang juga memiliki banyak memiliki jama’ah dan majelis pengajian yang cukup besar, termasuk pengajian tasawuf. Hal inilah yang menjadi pokok permasalahan yang diteliti oleh penulis yaitu tentang sosok Guru Ridwan dilihat dari latarbelakang kehidupannya, kesan para habib, ulama, pejabat, dan masyarakat umum untuk membenarkan kekarismatikan Guru Ridwan, dan juga tentang pengajian tasawuf yang diajarkannya di zaman modern ini. Jadi pokok permasalahan yang diteliti penulis adalah bagaimana pengajian tasawufK.H. Muhammad Ridwan Baseridi Majelis Taklim Al-Hidayah Desa Kapuh Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan, bagaimana karisma K.H. Muhammad Ridwan Baseri dan bagaimana tasawuf yang diajarkanK.H. Muhammad Ridwan Baseri dalam konteks modern. Bentuk penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode deskriptif analistis dan menggunakan pendekatan sosiologis yang merujuk kepada aspek behavioral yang dilaksanakan di Majelis Taklim Al-Hidayah yang terletak di desa Kapuh Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Sumberdatanya adalah Guru Ridwan sebagai responden, dan masyarakat umum sebagai informan. Guru Ridwan merupakan seorang ulama karismatik yang ada di Desa Kapuh Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan. Hal ini dinilai dari riwayat kehidupan ia hingga sekarang yang merupakan keturunan Datu Kalampayan, dan riwayat pendidikannya yang berlatarbelakang pesantren. Ia pernah belajar dari Guru Sekumpul yang juga merupakan ulama karismatik di Kalimantan Selatan. Kekarismatikan itu dibenarkan dengan adanya pengakuan dari pengikut atau jama’ah, dan itu terjadi pada sosok Guru Ridwan dengan banyaknya jama’ah yang hadir dipengajiannya baik laki-laki atau perempuan, muda ataupun tua, serta kesan dari para habib, ulama, pejabat, dan masyarakat umum. Guru Ridwan memiliki watak kesufian yanga sangat kental dalam kehidupannya walaupun di zaman yang modern sekarang ini, ia termasuk ulama yang juga mempunyai beberapa usaha dan mengelola beberapa sekolah yang tidak hanya berbasis pendidikan agama tapi juga pendidikan umum. Dalam pengajiannya ia menjelaskan pembahasan yang ada dalam kitab tasawuf sesuai dengan konteks sekarang,walaupun yang diajarkan adalah kitab klasik tapi dikemas dengan konsep modern, seperti memberikan contoh mahabbah dengan percintaan zaman sekarang, bertawakal dalam mencari rezeki dengan jalan usaha walaupun hanya sebagai formalitas, zuhud bukan berarti meninggalkan kenikmatan dunia tetapi menjadikan dunia sebagai jalan untuk beribadah. Pengajiannya di era modern ini sudah memasuki dunia digital (internet) berupa media Facebook dan Youtube.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
L Education > L Education (General)
Depositing User: ZULKIFLI NOR AZIZAH
Date Deposited: 19 Jul 2016 05:16
Last Modified: 19 Jul 2016 05:16
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/5453

Actions (login required)

View Item View Item