EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Persepsi Ulama di Banjarmasin terhadap Asuransi

Mashunah, Hanafi and Amelia, Rahmaniah and Abdul, Gafur (2015) Persepsi Ulama di Banjarmasin terhadap Asuransi. Laporan Penelitian. LP2M IAIN Antasari Banjarmasin.

[img] Text
Buku Laporan Penelitian - Persepsi Ulama Banjarmasin Terhadap Asuransi - Siap Cetak.pdf

Download (627kB)
[img] Text
hlm depan - Buku Laporan Penelitian - Persepsi Ulama Banjarmasin Terhadap Asuransi - Siap Cetak.pdf

Download (294kB)
[img] Text
Cover Proposal Penelitian Jurusan Asuransi Syariah.pdf

Download (242kB)
[img] Text
Proposal Penelitian - Persepsi Ulama di Banjarmasin Terhadap Asuransi.pdf

Download (315kB)
[img] Text
Ringkasan Penelitian Persepsi Ulama Banjarmasin Terhadap Asuransi 2015.pdf

Download (420kB)

ABSTRAK

Konsep dan perjanjian asuransi tergolong jenis akad yang baru sehingga pembahasan mengenai hukumnya tidak ditermukan dalam buku-buku fiqih klasik. Karena itulah, ulama kontemporer berbeda pendapat mengenai hukum akad dalam praktik asuransi. Ada yang membolehkannya, ada pula yang mengharamkannya, dan ada juga yang membolehkannya. Berdasarkan masalah inilah, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pendapat ulama di Banjarmasin terhadap asuransi, baik asuransi konvensional maupun asuransi syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-analisis, dengan menggunakan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Berdasarkan temuan hasil penelitian dan analisis data dapat dinyatakan bahwa dari ketiga responden yang diwawancarai pada intinya mereka semua mengatakan bahwa asuransi konvensional merupakan asuransi yang terlarang dalam Islam, dikarenakan adanya unsur gharar, maisir dan riba. Sedangkan asuransi syariah yang berkembang saat ini, menurut mereka hal tersebut dibolehkan dalam Islam, karena sesuai dengan prinsip Islami, yaitu harus transparan, adil, dan saling ridha (terbebas dari unsur gharar, maisir dan riba). Di samping itu, juga harus dilandasi dengan niat tulus untuk saling tolong menolong, saling bantu dan untuk kebaikan bersama (ta’āwun, takāful, tabarru’).

Item Type: Laporan Penelitian
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: lutfiyanti fitriah
Date Deposited: 28 Jun 2016 04:26
Last Modified: 28 Jun 2016 04:26
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/5275

Actions (login required)

View Item View Item