EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Peran Da’i Dalam Membentuk Perilaku Resistensi Terhadap Politik Uang Dalam Pemilukada Tabalong Tahun 2013

Fahriansyah, Fahriansyah Peran Da’i Dalam Membentuk Perilaku Resistensi Terhadap Politik Uang Dalam Pemilukada Tabalong Tahun 2013. Laporan Penelitian. LP2M IAIN Antasari Banjarmasin. (Unpublished) (Unpublished) (Unpublished) (Unpublished)

[img] Text
BAB I - IV.pdf

Download (619kB)
[img] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (47kB)
[img] Text
INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA.pdf

Download (36kB)
[img] Text
RINGKASAN HASIL PENELITIAN.pdf

Download (46kB)

ABSTRAK

Islam melaknat praktik politik uang yang sesungguhnya merupakan salah satu tindakan penyuapan yang meluluhlantakkan tata nilai dalam masyarakat yang sejatinya dipelihara dan dijunjung tinggi serta diejawantahkan. Karena itu politik uang sama dengan ”virus” yang menggerogoti dan melemahkan moral dan etos kerja Masyarakat.”Virus” politik uang yang membahayakan itu setidaknya terlihat dari tiga hal efek negatif yang ditimbulkannya. Pertama, memanjakan dan membuat masyarakat malas. Kedua, menjadi pemicu terjadinya lingkaran setan korupsi. Ketiga,munculnya pemimpin tidak sejati. Lingkaran Survey Indonesia (LSI) pada bulan Oktober 2005 sampai dengan Oktober 2010 melakukan survey tingkat skala politik uang dalam Pemilukada, hasil survey menunjukan bahwa publik yang menyatakan akan menerima uang yang diberikan oleh kandidat mengalami kenaikan,pada tahun 2005 sebanyak 27,5 % publik menyatakan akan menerima uang yang diberikan calon dan memilih calon yang memberi uang, kemudian tahun 2010 naik menjadi 37,5 %, demikian pula publik percaya bahwa politik uang akan mempengaruhi pilihan atas kandidat tahun 2005 53,9% dan tahun 2010 menjadi 63 % (suara publik.co.id/index/index.php?.....politik uang...diunduh 5 April 2014). Kondisi demikian juga terjadi dalam pelaksanaan Pemilukada Tabalong tahun 2013, dimana terjadi usaha-usaha untuk melakukan politik uang yang dikarenakan adanya disparitas keuangan antara pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabalong yang mempunyai modal keuangan yang besar dengan pasangan calon yang tidak memiliki kekuatan modal keuangan. Oleh karena masyarakat Tabalong mayoritas beragama Islam maka diharapkan nilainilai ajaran Islam yang mengharamkan politik uang bisa menangkalnya dan pada saat itulah para Da’i sebagai penyeru dan penjaga moralitas masyarakat haruslah mencegah dan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pencerahakan kepada masyarakat tentang dampak negatif dari praktek politik uang bagi kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat, Pendakwah adalah seseorang yang harus berada digarda depan dalam melakukan proses antisipasi dan penentangan terhadap praktek Politik Uang khususnya pada setiap moment pemilukada, karena pendakwah/da’i adalah seorang yang mengembang tugas keagamaan, sosial dan moral dalam masyarakat. sehingga akan terbentuk resistensi terhadap politik uang oleh masyarakat dalam pelaksanaan Pemilukada Tabalong tahun 2013 yang lalu.

Item Type: Laporan Penelitian
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Depositing User: Suryandari Ndari
Date Deposited: 24 Jun 2016 21:13
Last Modified: 01 Jul 2016 00:38
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/5167

Actions (login required)

View Item View Item