EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

PROFIL IAIN ANTASARI Keilmuan dan Kekhasan Kajian

Tim IAIN, Antasari and Sukarni, Muin and Ahmad, Juhaidi (2014) PROFIL IAIN ANTASARI Keilmuan dan Kekhasan Kajian. Perpustakaan IAIN Antasari.

[img]
Preview
Image
Kover.jpg

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Profil Keilmuan.pdf

Download (3MB) | Preview

ABSTRAK

Perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) memiliki kekhasan yang menjadikannya berbeda dengan perguruan tinggi umum. Dalam konteks peningkatan daya saing, kekhasan tersebut menjadi salah satu faktor yang menentukan. Pada satu sisi, PTKI yang masih berstatus IAIN berada pada posisi yang tidak menguntungkan karena keterbatasan kajian bidang keilmuan. Akan tetapi, pada sisi lain, IAIN memiliki keunggulan karena lebih terbuka peluang untuk melakukan integrasi keilmuan. Pada bidang keilmuan tertentu, IAIN telah melakukan kajian multidisipliner yang melintasi dikotomi ilmu. Fakultas-fakultas agama juga mengkaji ilmu-ilmu umum yang relevan untuk memperkaya khazanah keilmuan sebagai dasar berpikir rasional. Sejak awal berdiri, IAIN telah menjadikan filsafat, ilmu sosial, ilmu budaya, ilmu alam, teknologi informasi untuk keperluan praktis, serta bidang ilmu lain sebagai salah mata kuliah yang wajib bagi mahasiswa. Meskipun, mata kuliah tersebut masih dalam tataran dasar, itu menunjukkan bahwa passion integrasi ilmu telah muncul sejak awal IAIN lahir. Keterbatasan bidang kajian keilmuan IAIN tersebut tidak serta merta menutup peluang para alumni IAIN untuk berkiprah pada bidang yang lebih luas selain bidang keilmuan di bangku kuliah. Bidang ilmu yang lebih “sempit” justru membuka kesempatan yang pada awalnya tidak diperhitungkan, termasuk juga prestasi akademik. Dengan kata lain, bidang ilmu yang sempit itu tidak menghalangi kiprah mahasiswa dan alumni pada bidangbidang lain. Alumni IAIN telah banyak berkiprah di kancah politik, pers, pemikir, atau aktivis. Tentu saja, tidak dapat pula, itu dihubungkan sebagai pengaruh dari kurikulum atau pola pendidikan di IAIN. Akan tetapi, paling tidak itu menunjukkan bahwa IAIN telah menyediakan ruang yang luas bagi mahasiswanya untuk mengembangkan diri sesuai dengan potensi yang dimiliki mereka. Oleh karena itulah, pendidikan yang dilaksanakan PTKI (IAIN) tidak harus selalu dimaknai terbatas sebagai pendidikan pada bidang ilmu tertentu saja, yaitu ilmu agama Islam saja. Pendidikan pada IAIN adalah penyemaian benih-benih terbaik kehidupan yang akan turut berperan aktif dalam pembangunan bangsa di segala bidang. Gambaran tersebut diatas merupakan presentasi dari IAIN Antasari. IAIN Antasari sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam terbesar di Kalimantan, memiliki keberagaman kajian keilmuan yang melintas bidang ilmu. Meskipun berada bidang ilmu agama Islam, kajian yang dilakukan tetap menyentuh bidang ilmu yang lain. Mahasiswa mengkaji ilmu politik, komunikasi, dasar-dasar ilmu alam, ilmu budaya, dan bidang ilmu lain, yang sepintas terlihat tidak berhubungan dengan bidang ilmu agama Islam. Meskipun tidak mendalam, kajian-kajian bidang tersebut memperluas cakrawala keilmuan mahasiswa. Dengan demikian, mereka yang tertarik dengan bidang- bidang tersebut akan mengembangkan keilmuan mereka melalui jalur-jalur organisasi, lembaga swadaya masyarakat, otodidak, atau pendidikan lanjut pada bidang ilmu lain. Itulah yang disebut dengan persemaian benih-benih terbaik. Di IAIN Antasari, potensi-potensi terbaik disemai, dipupuk, dan terus berkembang, meskipun potensi itu di luar bidang keilmuan formal. Oleh karena itulah, alumnialumni IAIN Antasari tidak hanya berkiprah pada bidang keilmuannya saja. Alumni IAIN Antasari telah berkiprah dalam bidang politik, bisnis, aktivis, seni, pers, dan bidang lain. Keluasan bidang kajian itulah yang membedakannya dengan pondok pesantren. Jika pondok pesantren lebih tertutup dari bidang ilmu agama, IAIN Antasari lebih terbuka terhadap bidang ilmu lain sambil tetap memegang teguh nilai-nilai pendidikan di pesantren. Pendidikan pesantren di IAIN Antasari tercermin dari pendidikan pada Mahad Al-Jamiah yang menanamkan akhlak Islami, ibadah, serta bahasa asing (bahasa Arab dan Inggris). Di samping itu, IAIN Antasari juga tidak bisa dilepaskan begitu saja dengan dunia pesantren. IAIN Antasari hadir untuk memberikan ruang yang luas bagi para santri untuk melanjutkan pendidikan dengan tidak melepaskan diri dari suasana pesantren. Hal itu tidak akan dapat ditemukan di perguruan tinggi umum. Gambaran di atas memberikan point of view dari sudur yang lebih luas daripada pandangan masyarakat yang berkembang selama ini. Masyarakat, bahkan pemerintah daerah pun lebih memandang IAIN Antasari adalah lembaga yang mengajarkan ilmu agama saja tanpa mau melihat bidang keilmuan lain yang dikembangkan didalamnya. Mereka tidak mau sedikit melihat lebih dalam bahwa mahasiswa IAIN Antasari juga memiliki kompetensi bidang komunikasi, hukum, pendidikan umum (bahasa Inggris, Matematika, sekolah dasar), dan bidang lain. Oleh karena itulah, buku ini menjadi penting untuk hadir di tengah masyarakat. Profil keilmuan memiliki tujuan utama untuk memberi informasi dan memperluas pandangan masyarakat serta pemerintah tentang bidang keilmuan yang dikembangkan IAIN Antasari. IAIN Antasari merupakan insttitut yang mengkaji bidang rumpun ilmu agama Islam tetapi didalamnya juga dikembangkan rumpun ilmu lain yang dapat diidentikkan dengan rumpun ilmu pada perguruan tinggi umum. Selain itu, buku ini juga bertujuan memberikan gambaran yang jelas tentang bidang pekerjaan apa saja yang sesuai dengan bidang keilmuannya. Bidang-bidang pekerjaan tersebut sangat beragam dan tidak terbatas pada bidang keagamaan saja. Pendek kata, buku ini ingin memberitahukan tentang sajian yang selama ini dianggap bukan bagian keilmuan yang dikembangkan oleh IAIN Antasari

Item Type: Book
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
Depositing User: Juhaidi Ahmad AJ
Date Deposited: 22 Jul 2015 12:43
Last Modified: 22 Jul 2015 12:43
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/485

Actions (login required)

View Item View Item