EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Pembinaan Karakter Dalam Ajaran Jalan Terabas K.H. Hamim Tohari Jazuli (Gus Miek) Sebuah Analisis Pendidikan Karakter

Zumri, Uswatun Hasanah (2016) Pembinaan Karakter Dalam Ajaran Jalan Terabas K.H. Hamim Tohari Jazuli (Gus Miek) Sebuah Analisis Pendidikan Karakter. Tesis, Pascasarjana.

[img] Image
Pernyataan Keaslian Tulisan.jpg

Download (1MB)
[img] Text
AWAL.pdf

Download (360kB)
[img] Text
ABSTRAK1.pdf

Download (9kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (451kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (472kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (414kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (602kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (213kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (192kB)

ABSTRAK

Uswatun Hasanah:Pembinaan Karakter Dalam Jalan Terabas K. H. Hamim Tohari Jazuli (Gus Miek),Sebuah Analisis Pendidikan Karakter, di bawah bimbingan Prof. Dr. H. Mahyuddin barni, M.Ag dan Prof. Dr.H. Asmaran, AS. MA, Tesis Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana IAIN Antasari Banjarmasin, 2016. Pembangunan karakter bangsa dijadikan arus utama pembangunan nasional. Alasan perlunya membangun karakter bangsa yakni keberadaan karakter dalam bangsa merupakan sebuah pondasi yang sangat penting. Bangsa yang memiliki karakter kuat, mampu menjadikan dirinya sebagai bangsa yang bermartabat dan disegani oleh bangsa-bangsa lain. Oleh karena itu, menjadi bangsa yang berkarakter adalah keinginan kita semua. Sejalan dengan visi pembangunan nasional, K.H. Hamim Tohari Jazuli atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Miek dengan kerangka berfikir jalan terabasnya ternyata memberikan warna tersendiri bagi pembangunan karakter umatnya untuk menjadi manusia yang berkarakter mulia, meskipun pembinaan karakter tersebut tidak secara langsung terstruktur ataupun tersurat dalam sebuah aturan. Jenis penelitian ini adalah studi pemikiran dengan mengambil pemikiran tokoh. Dalam penelitian ini, tokoh yang dijadikan sentral studi adalah K.H. Hamim Tohari Jazuli atau lebih dikenal dengan Gus Miek. Untuk memperoleh data yang valid dalam penelitian ini, penulis mengunakan library research atau metode riset kepustakaan. Dan teknik analisis data yang digunakan oleh penulis adalah; teknik deduktif, teknik induktif, teknik analisis, dan teknik komparatif. Karena penulis bukan pertama kali yang meneliti tentang pendidikan karakter dan ajaran Jalan Terabas, maka penulis menelaah beberapa buku yang telah mengupas judul yang punya referensi dengan yang penulis angkat di atas. Buku referensi yang penulis pakai di antaranya: hasil pemikiran dari pakar pendidikan karakter seperti; Lickona, Arief Armai, Sri Narwanti, dan Marzuki. Sedangkan buku yang berkaitan dengan jalan terabas adalah buku karangan Muhammad Nurul Ibad, hasil penelitian dari Ikhsan Ariyanto, dan pesan-pesan Gus Miek yang telah dibukukan. Untuk tekhnik pengumpulan data, penulis menggunakan teknik dokumenter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Metode yang diterapkan oleh Gus Miek dalam melakukan pembinaan karakter umatnya adalah melalui metode suluk, metode khiwar atau diskusi, metode qishash atau cerita, metode amtsal atau perumpamaan, metode uswah atau keteladanan, metode pembiasaan, metode ibrah dan mauidlah, dan metode targhib dan tarhib (janji dan ancaman). Dari delapan metode tersebut, kemudian ditanamkan delapan belas nilai pendidikan karakter, yaitu : religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Obyek pembinaan karakter dalam jalan terabas Gus Miek adalah keluarga, santri, jamaah thareqah serta masyarakat dan lingkungan sosialnya. Sedangkan objek pembinaan karakter dalam jalan terabas Gus Miek adalah keluarga, jamaah tarikat, masyarakat dan santri atau pondok pesantren. Kata Kunci : Jalan Terabas, Pembinaan Karakter, Gus Miek

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
Depositing User: M.Pd.I Uswatun Hasanah
Date Deposited: 16 Mar 2016 06:45
Last Modified: 16 Mar 2016 06:45
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/4568

Actions (login required)

View Item View Item