EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

SYEKH AL-HÂJ AHMAD FAHMÎ ZAMZAM AL-BANJARÎ AL-NADWÎ AL-MÂLIKÎ (Kontribusi pemikirannya dalam pendidikan hati)

Syahbudin, Akhmad (2016) SYEKH AL-HÂJ AHMAD FAHMÎ ZAMZAM AL-BANJARÎ AL-NADWÎ AL-MÂLIKÎ (Kontribusi pemikirannya dalam pendidikan hati). Tesis, Pascasarjana.

[img] Text
PERNYATAAN.pdf

Download (79kB)
[img] Text
AWAL.pdf

Download (2MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (193kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (22MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (2MB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (6MB)

ABSTRAK

Akhmad Syahbudin, NIM 13.0252.1078: SYEKH AL-HÂJ AHMAD FAHMÎ ZAMZAM AL-BANJARÎ AL-NADWÎ AL-MÂLIKÎ (Kontribusi pemikirannya dalam pendidikan hati), di bawah bimbingan Prof. Dr. H. Kamrani Buseri, M.A., sebagai pembimbing I dan Dr. H. Burhanuddin Abdullah, M.Ag. sebagai pembingbing II, pada Pascasarjana IAIN Antasari Banjarmasin, (2016) Kata kunci: Dasar, Tujuan, Pendekatan, Metode, Kurikulum, dan Evaluasi Pendidikan Hati Bangsa Indonesia dewasa ini menghadapi berbagai gejolak dan tantangan krisis moral, sangat membutuhkan model pendidikan akhlak yang secara konseptual benar-benar dapat diterapkan untuk memperbaiki dan menumbuhkan kembangkan moral. Konsep pendidikan akhlak alternatif menjadi penting bagi bangsa, guna percepatan perbaikan karakter, serta mendukung lajunya pembangunan mencapai kesejahteraan bangsa. Namun sebelum pendidikan akhlak diaplikasikan, tidak kalah penting untuk meraih semua itu diperlukan adanya upaya untuk mendidik hati secara baik, karena akhlak sangat ditentukan olah kejernihan hati. Penelitian ini tergolong penelitian kepustakaan dan juga merupakan penelitian intelektual biografi. Sifat penelitian ini adalah kualitatif, mengingat fokus studinya berupa kontribusi pemikiran dalam bidang pendidikan Islam. Pendekatan yang diterapkan adalah kependidikan Islam untuk melihat kontribusi pemikiran tokoh terhadap pendidikan Islam, khususnya pada aspek materi. Data diperoleh dari karya Ahmad Fahmi Zamzam; Empat Puluh Hadis Penawar Hati, Empat Puluh Hadis Akhlak Mulia, Empat Puluh Hadis Kelebihan Ilmu dan Ulama, Empat Puluh Hadis Peristiwa Akhir Zaman, serta ceramah/tausiah/pengajian akbar beliau yang berbentuk audio visual terkait dengan penelitian. Data dikelompokkan sesuai dengan tema pendidikan Islam selanjutnya di analisis. Temuan penelitian ini adalah: (1) Pendidikan Hati adalah upaya sadar untuk menumbuh kembangkan potensi hati agar mencapai kesempurnaan menjadi hati yang sehat (qalbun salîm) guna membenarkan hubungan kita kepada Allah swt. dan sesama manusia untuk menuju esensi jalinan yang tertuang di dalam hati. (2) Pentingnya pembenahan, perubahan, dan pemeliharaan hati merupakan salah satu dasar untuk menjalankan pendidikan hati. (3) Tujuan pendidikan hati diarahkan untuk menjadikan hati anak didik menjadi baik dan benar. (4) Pendekatan yang bisa dilakukan dalam pendidikan hati adalah dengan memperhatikan dan manjaga tindak-tanduk semua potensi tubuh ini dari perbuatan yang bisa membuat hati menjadi kotor, dengan memanfaatkan potensi fisik/tubuh, potensi mata, potensi telinga, dan potensi lathîfah ar-Rabbâniyyah. (5) Metode pendidikan hati di kelompokkan menjadi dua bagian; pertama, metode pendidikan hati dengan amal-amal lahiriyah, seperti; shalat, zakat dan sedekah, puasa, tilawah al-Qur’an, dzikir, mencari rizki yang halal, bersikap sosial, ‘amar ma’rûf dan nahî munkar, dan Ittiba’. Kedua, metode pendidikan hati dengan amal-amal batiniyah, seperti; taubat, khauf, zuhud, sabar, syukur, ikhlas, mahabbah, dan mengingat mati. Implementasi dari metode tersebut bisa digunakan metode pendidikan dan pengajaran atau dalam proses pembelajaran secara garis besar yang terangkum dalam; (1) Metode pembersihan dan pemurnian hati, (2) Metode penghiasan hati, (3) Metode perenungan hati, (4) Metode Peneguhan hati. (6) Kurikulum pendidikan hati harus terintegrasi dengan lathîfah ar-Rabbâniyyah yaitu al-Qalbu, al-‘Aql, ar-Rûh, dan an-Nafs. Sehingga muatan pendidikan yang diberikan harus diarahkan untuk memenuhi kebutuhan spiritual dan material emosional. (7) Evaluasi pendidikan hati hanya dapat diukur oleh diri anak didik sendiri. Karena itu ukurannya adalah ketenangan dalam pribadi anak didik itu sendiri dan menimbulkan akhlak yang mulia. Hati yang belum merasakan ketenangan, maka perlu pendidikan hati guna mencapai kualitas hati yang baik, sehat, dan selamat.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: akhmad syahbudin
Date Deposited: 10 Mar 2016 01:04
Last Modified: 10 Mar 2016 01:04
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/4499

Actions (login required)

View Item View Item