EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Pengembangan Model Kurikulum Holistik Pendidikan Agama Islam pada Madrasah Tsanawiyah : Teori dan Praktek Pengembangan Kurikulum
 untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Dr. Hj, Salamah (2015) Pengembangan Model Kurikulum Holistik Pendidikan Agama Islam pada Madrasah Tsanawiyah : Teori dan Praktek Pengembangan Kurikulum
 untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Aswaja Pressindo.

[img]
Preview
Image
cover.jpg

Download (295kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Kurikulum Holistik .pdf

Download (11MB) | Preview

ABSTRAK

Buku ini adalah hasil penelitian dan pengembangan (Research & Development). Pengembangan model ini dipandang perlu untuk dilakukan karena banyaknya permasalahan yang terjadi pada lembaga pendidikan madrasah, terutama dalam hal mutu lulusannya. Penelitian dan pengembangan model ini diawali dengan studi pendahuluan, yakni penelitian untuk memperoleh gambaran kondisi dan permasalahan kurikulum serta kondisi daya dukung lainnya yang ada di MTs guna menentukan model dan desain kurikulum yang dapat meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Islam siswa MTs. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang ditemukan bahwa kondisi kurikulum (dokumen rencana) dan praktek (pembelajaran) pendidikan agama Islam di madrasah cenderung bersifat mekanistik, dalam bentuk transfer pengetahuan pada tingkat rendah (dengar dan hapal). Kondisi tersebut tentu tidak relevan dengan visi dan hakikat dari struktur kurikulum madrasah sebagai lembaga pendidikan yang berciri khas Islam. Berangkat dari kondisi itulah dikembangkan model kurikulum holistik, yaitu suatu konsep model kurikulum yang dirancang dengan prinsip keterpaduan/dihubungkan dengan berbagai aspek (antar mata pelajaran dan lingkungan siswa), terbuka (mengakomodasi dan menjangkau berbagai berbagai kondisi peserta didik), dan keseimbangan (proses pembelajaran dirancang untuk memenuhi seluruh potensi siswa (intelektual, spiritual, dan emosional serta sosial) secara seimbang. Ide dipilihnya model kurikulum holistik karena dipandang relevan dengan karakteristik pendidikan Islam. Menurut Islam manusia dilihat dari aspek yaitu jasmani dan ruhani serta akal, dan fungsi pendidikan adalah mengembangkan semua potensi tersebut secara utuh dan seimbang. Model kurikulum yang dipandang relevan untuk mengembangkan seluruh potensi manusia tersebut adalah model kurikulum holistik, yaitu suatu kurikulum yang mengembangkan seluruh aspek potensi manusia (intelektual, emosional, fisik, sosial, estetik dan spiritual). Model desain kurikulum holistik yang dihasilkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dengan karakteristik sebagai barikut; 1) rumusan tujuan menggambarkan hasil belajar pendidikan agama Islam yang holistik, 2) materi disajikan secara terpadu dengan menggunakan pemaduan tipe “nested”, yaitu suatu model yang mengorganisasikan materi ajar dengan menghubungkan berbagai keterampilan belajar siswa (multiple skill), baik dalam bentuk konsep (concepts), sikap (attitudes) dan keterampilan (skills) secara berlapis. Strategi pemaduan materi menggunakan teknik pertanyaan (5W+1H). Melalui teknik ini siswa diarahkan untuk: (a) Mengusai konsep-konsep ajaran agama Islam (b) Mengusai keterampilan agama Islam; (c) Memiliki komitmen/kesadaran untuk melaksanakan nilai-nilai ajaran agama Islam; 3) Proses implementasi menggunakan pendekatan siswa aktif dan kooperatif dengan memadukan dimensi intelektual, emosional, fisik, sosial, estetik dan spiritual. 4) Evaluasi hasil belajar dilaksanakan dengan menggunakan teknik tes dan non tes. Hasinya berdasarkan uji coba terbatas terdapat peningkatan hasil belajar pada setiap siklus, dan pada hasil uji validasi menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan model kurikulum holistik memiliki perbedaan hasil belajar yang signifikan dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang menggunakan kurikulum yang berlaku. Implementasi model kurikulum ini juga menunjukkan adanya peningkatan paritisipasi siswa dalam proses pembelajaran, dan berkermbangnya perilaku percaya diri, bertanggung jawab, kemampuan bekerja sama, sikap terbuka dan menghargai sesama. Model kurikulum holistik ternyata memiliki hasil dan dampak yang signifikan bagi peningkatan hasil belajar siswa di bidang pendidikan agama Islam, baik pada aspek penguasaan materi ilmu agama Islam, keterampilan dan pengembangan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama Islam. Model ini juga dapat meningkatkan kinerja guru dan kegiatan/partispasi belajar siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, maka model ini layak untuk diterapkan dan setidaknya sebagai sebuah alternatif untuk kegiatan pengembangan kurikulum dan pembelajaran di MTs.

Item Type: Book
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum
Depositing User: Juhaidi Ahmad AJ
Date Deposited: 21 Jan 2016 08:13
Last Modified: 21 Jan 2016 08:13
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/3706

Actions (login required)

View Item View Item