EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

IKLIM KEBERAGAMAAN ISLAM DI TENGAH MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI DESA PANGELAK KABUPATEN TABALONG

Ida, Norlena (2015) IKLIM KEBERAGAMAAN ISLAM DI TENGAH MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI DESA PANGELAK KABUPATEN TABALONG. Tesis, Pascasarjana.

[img]
Preview
Text
BAB I The newest_revision.pdf

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV The newest_revision.pdf

Download (722kB) | Preview

ABSTRAK

Agama Islam adalah agama yang dianut oleh sebagian besar penduduk Indonesia. Namun ada suatu wilayah di Kabupaten Tabalong yaitu di Kecamatan Upau tepatnya di Desa Pangelak, agama Islam hadir sebagai agama yang dianut oleh minoritas masyarakat pendatang di tengah masyarakat yang multikultural, yang terdiri dari berbagai suku, budaya, dan agama. Ada suku Dayak, Banjar, Jawa, Sunda, Bugis/Makassar, Batak, Flores, dan Manado. Ada yang beragama Islam, Kristen, Hindu, dan Kaharingan. Ada penduduk asli setempat, ada juga masyarakat pendatang. Minoritas muslim yang tinggal di tengah masyarakat lain, tentu menghadapi berbagai kendala dalam pengamalan ajaran agama Islam yang baik dan benar. Kendala tersebut misalnya masih kurangnya kesadaran diri pribadi muslim untuk menciptakan suasana keberagamaan di lingkungannya, serta kurangnya sentuhan pendidikan agama Islam dari tokoh agama dan masyarakat. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan kualitatif. Prosedur pengumpulan data melalui teknik observasi, interview, dan dokumentasi. Analisis data meliputi: pertama, reduksi data; kedua, penyajian data, yang selanjutnya dilakukan pembahasan dan diinterpretasikan secara logis, selanjutnya dilakukan analisis; ketiga, penarikan kesimpulan untuk menentukan kondisi iklim keberagamaan di Desa Pangelak. Hasil penelitian menunjukkan suasana keberagamaan di Desa Pangelak kondusif, yang berwujud dalam bentuk toleransi beragama, mencakup membantu dalam kegiatan keagamaan seperti kematian dan PHBA, toleransi dalam beragama mencakup tidak adanya pemaksaan terhadap agama lain, tidak mengganggu agama lain, dan kegiatan keagamaan tidak mengganggu ketenangan orang lain. Wujud lain adalah tolong menolong dalam hal perkawinan dan dalam kegiatan manugal, kebersamaan dalam kegiatan arisan yasinan dan dalam kegiatan MTQ. Terciptanya suasana kondusif di Desa Pangelak tidak terlepas dari pemahaman masyarakat terhadap agama serta tradisi yang turun temurun, seperti gotong royong, dan ditunjang dengan kegiatan-kegiatan sosial. Faktor-faktor yang mempengaruhi: a) Faktor pendukung: isi ceramah tentang kerukunan, pola pikir masyarakat, keberadaan FKUB, adanya kegiatan-kegiatan positif di masyarakat, budaya atau tradisi gotong royong. b) Faktor penghambat: Letak pusat kegiatan keagamaan, minat warga terhadap kegiatan keagamaan, dan lingkungan pergaulan. Ada juga toleransi beragama yang melampui batas ajaran Islam, seperti; Membagikan daging kurban kepada warga non-muslim. Memakan daging hewan yang disembelih dengan cara menusuk atau melempari dengan tombak. Memakan jamuan yang proses, tempat serta penyajiannya diragukan kehalalannya. Sebagian pemuda bergaul bebas sehingga ada yang terpengaruh dan berpindah agama.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Depositing User: Mrs. Mur Tini
Date Deposited: 25 Jun 2015 05:51
Last Modified: 25 Jun 2015 05:51
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/21

Actions (login required)

View Item View Item