EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

PLURALISME AGAMA MENURUT PERSPEKTIF DOSEN – DOSEN FAKULTAS USHULUDDIN DAN HUMANIORA IAIN ANTASARI DAN STT GEREJA KALIMANTAN EVANGELIS (GKE) BANJARMASIN

Slamet, Karianto (2015) PLURALISME AGAMA MENURUT PERSPEKTIF DOSEN – DOSEN FAKULTAS USHULUDDIN DAN HUMANIORA IAIN ANTASARI DAN STT GEREJA KALIMANTAN EVANGELIS (GKE) BANJARMASIN. Skripsi, Ushuluddin dan Humaniora.

[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (323kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (410kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV..pdf

Download (367kB) | Preview

ABSTRAK

Penulisan Skripsi ini dilatarbelakangi oleh kondisi social masyarakat di Kalimantan Selatan yang majemuk baik dari segi suku bangsa, maupun agamanya. Kita ambil contoh kemajemukan agama yang ada di Kalimantan Selatan.Kondisi kemajemukan keagamaan ini sering kitai stilahkan dengan Pluralisme Agama. Pluralisme Agama turut memegang peranan yang sangat penting untuk menjaga kemajemukan tersebut dan menciptakan pemahaman tentang kerukunan yang akhir-akhir inidi berbagai daerah terutama di Indonesia sedang diuji.Pluralisme Agama merupakan suatu cara pandang tentang kerukunan umat beragama. Agar peran pemahaman ini agar lebih efektif adalah dengan pendidikan kepada setiap peserta didik baik oleh guru-guru, dosen-dosen maupun tenaga pendidik lain guna mencapai maksud tersebut.Baik dari kalangan Pendidikan Dasar, Menengah, sampai Perguruan Tinggi, baik dari perguruan Tinggi Umum maupun Perguruan Tinggi Agama.Dari sekian jenjang pendidikan Tinggi Agama yang ada di Kalimantan Selatan, terdapat dua Perguruan Tinggi Agama yang terbesar di Kalimantan Selatan yaitu di Kota Banjarmasin.Yakni Fakultas Ushuluddin dan Humaniora yang merupakan salah satu Fakultas yang ada di lingkungan kampus IAIN Antasari Banjarmasin, dan Sekolah Tinggi Theologia Gereja Kalimantan Evangelis (STT GKE). Bertolak dari latar belakang inilah maka dirumuskan permasalahan yakni sebagai berikut: Bagaimana PersepsiDosen-Dosen Fakultas Ushuluddin dan Humaniora tentang Pluralisme Agama? Dan Bagaimana Persepsi Dosen-Dosen STT Gereja Kalimantan Evangelis tentang Pluralisme Agama? Sesuai dengan apa yang ada dalam rumusan masalah di atas maka tujuan yang ingin dicapai disini adalah mengetahui persepsi Dosen-Dosen Fakultas Ushuluddin dan Humaniora tentang Pluralisme Agama, dan untuk mengetahui juga persepsi Dosen-Dosen STT Gereja Kalimantan Evangelis tentang Pluralisme Agama. Penelitian ini berbentuk penelitian lapangan (field research), sesuai dengan judul penulisan skripsi ini maka penelitiannya dilakukan di kampus FakultasUshuluddin dan Humaniora IAIN Antasari dan STT Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) di Kota Banjarmasin. Subjek penelitiannya adalah Dosen-Dosen Fakultas Ushuluddin dan Humaniora IAIN Antasari dan STT Gereja Kalimantan Evangelis (GKE), adapun objek penelitiannya berkisar pada perumusan masalah yang diteliti. Data digali dari 9 orang responden yaitu 5 orang dari Fakultas Ushuluddin dan Humaniora IAIN Antasari dan 4 orang dari STT Gereja Kalimantan Evangelis Banjarmasin. Teknik penelitian yang digunakan adalah wawancara dan dokumenter. Data yang telah terkumpul kemudian diolah dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan normative baik dari teori normatif agama Islam tentang Pluralisme Agama maupun juga teori normative dari agama Kristen tentang Pluralisme Agama. Hasil wawancara di lapangan menunjukan bahwa Pluralisme Agama yang dipahami oleh beberapa Dosen Fakultas Ushuluddin dan Humaniora IAIN Antasari merupakan Pluralisme yang jika tidak ditafsirkan lebih lanjut maka mengarah kepada Liberalisme bahkan kepada Relatifisme dan Nihilisme. Namun jika dilihat dari apa yang ditafsirkan oleh beberapa tokoh Pluralisme Agama, maka Pluralisme itu sendiri dapat diterima sebagai sebuah falsafah dalam membangun kerukunan. Sementara sebagian yang lain mengatakan bahwa Pluralisme Agama secara sosiologis sudah dapat diterima oleh umat Islam tanpa harus ditafsirkan lebih dalam, karena Pluralisme sendiri bukan Relatifisme atau bahkan Nihilisme. Sementara itu, sebagian Dosen-Dosen STT Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) memandang Pluralisme Agama sesuai konteks masyarakat yang majemuk akan menjadi kritik bagi sebagian penganut agama yang tidak toleran terhadap agama lain. Sementara sebagian yang lain menganggap Pluralisme Agama hanya sebatas memahami perbedaan dan kerjasama dalam persoalan-persoalan social tertentu, tanpa ada kompromi dalam bidang teologi, yang mengarah kepada peniadaan peran Tuhan dalam kehidupan.

Item Type: Skripsi
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Depositing User: Mrs. Mur Tini
Date Deposited: 08 Jul 2015 13:24
Last Modified: 08 Jul 2015 13:24
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/170

Actions (login required)

View Item View Item