EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Koperasi dengan Menggunakan Model Cooperative Tipe Jigsaw Kelas IV MI Miftahul Khairiyah Kota Banjarbaru

Helwiani, Rina (2014) Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Koperasi dengan Menggunakan Model Cooperative Tipe Jigsaw Kelas IV MI Miftahul Khairiyah Kota Banjarbaru. Skripsi, Tarbiyah dan Keguruan.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (75kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (193kB) | Preview

ABSTRAK

Rina Helwiani, 2014. Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Koperasi dengan Menggunakan Model Cooperative Tipe Jigsaw Kelas IV MI Miftahul Khairiyah Kota Banjarbaru. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Pembimbing. Dra. Hj. Nurjannah Rianie, M.Ag. Kata Kunci: Hasil Belajar, Koperasi Model Cooperative Tipe Jigsaw Permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Koperasi melalui model Pembelajaran Cooperative Tipe jigsaw kelas IV pada MI Miftahul Khairiyah Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan menggunakan model Pembelajaran Cooperative Tipe jigsaw. Model Pembelajaran Cooperative Tipe jigsaw baik digunakan agar peserta didik memperoleh hasil akademik, penerimaan terhadap keberagaman, dan pengembangan keterampilan sosial. Pembelajaran dengan menggunakan model Pembelajaran Cooperative Tipe jigsaw membuat materi yang banyak dan luas menjadi lebih sempit, mudah dan lebih cepat dipelajari. Karena peserta didik diawal tidak dibebani dengam materi yang banyak dan luas tetapi dibagi kepada masing-masing kelompok sehingga peserta didik tidak merasa terbebani sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan dan semua peserta didik menjadi aktif dalam belajar. Melalui proses belajar mengajar terjadi suatu pembelajaran, yaitu proses yang diselenggarakan oleh guru untuk membelajarkan peserta didik dalam belajar bagaimana memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar peserta didik menggunakan metode demontrasi telah meningkat dari siklus I 64,8 kemudian pada siklus II 76,5. (2) aktivitas peserta didik dalam pembelajaran IPS menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Tipe Jigsaw telah meningkat, yaitu kegiatan pembelajaran guru baik dengan presentase rata-rata siklus I 68,75% dan pada siklus II 91,73%. Sedangkan pada aktifitas peserta didik aktif bergairah dalam pembelajaran dengan presentase rata-rata siklus I 58,44% dan siklus II meningkat 71,88%.

Item Type: Skripsi
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Zulkifli Ariyadi
Date Deposited: 20 Aug 2015 05:03
Last Modified: 20 Aug 2015 05:03
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/1447

Actions (login required)

View Item View Item