EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Manajemen Stres Pada Guru Di Sekolah Luar Biasa B/C Paramita Graha Banjarmasin

Norlita, Isna (2015) Manajemen Stres Pada Guru Di Sekolah Luar Biasa B/C Paramita Graha Banjarmasin. Tesis, Pasca Sarjana.

[img]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (139kB) | Preview

ABSTRAK

Isna Norlita,2015.Manajemen Stres Pada Guru Di Sekolah Luar Biasa B/C Paramita Graha Banjarmasin.Pembimbing I Dr. H. Husnul Yaqin, M.Ed, Pembimbing II Dr. Hj. Romdiyah, M.Pd, pada Pascasarjana IAIN Antasari Banjarmasin, 2015. Kata kunci : Manajem stres pada guru. Siswa, rekan kerja dan kepala sekolah sebagai pemicu stres Sudah menjadi sunatullah bahwa setiap manusia yang hidup di dunia pasti mempunyai masalah, baik masalah pribadi, masalah sosial, masalah keluarga sampai masalah di tempat kerja. Masalah-masalah tersebut yang menjadi peluang stres karena memberikan gangguan baik fisik maupun psikis. Terlebih dilingkungan kerja seperti SLB yang mana siswanya adalah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Siswa, rekan kerja dan kepala sekolah menjadi sebagai pemicu stres.Fokus penelitian mencari tahu bagaimana manajemen stres pada guru yang ditimbulkan oleh siswa, rekan kerja dan kepala sekolah. Sedangkan tujuan untuk mengetahui cara mengelola stres (manajemen stres) pada guru di SLB B/C Paramita Graha yang ditimbulkan oleh siswa, rekan kerja dan kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dimana peneliti meneliti guru sebagai subjek penelitian untuk mengumpulkan data yang diperlukan, sehingga peneliti dapat memahami secara langsung sebuah fakta dari data yang diperoleh dan benar-benar terjadi dilapangan. Hasil temuan berupa Guru PNS senior; Manajem stres terkategori direct coping,yaitu secara sadar melakukan upaya untuk mengatasi masalah. Dari gejala stres yang dialami dengan dipadukan cara mengelola stres ditambah pernyataan beliau bahwa siswa yang menjadi pemicu utama stres, maka guru tersebut berada pada stres tingkat pertama.Guru PNS junior; Manajemen stres terkategori defense mechanism, dengan perilaku/tindakan rasionalisasi yaitu membuat alasan-alasan logis atas perilaku buruk. Dari gejala stres yang berdampak dengan gangguan fisik; tensi darah naik susah tidur dan yang lainnya, semangat kerja yang menurun, kemudian dipadukan cara mengelola stres ditambah pernyataan beliau bahwa kepala sekolah yang menjadi pemicu utama stres, maka guru tersebut berapa pada stres tingkat ketiga.Guru honorer senior; Manajem stres terkategori direct coping, yaitu secara sadar melakukan upaya untuk mengatasi masalah,walaupun kecendrungannyapadakategori defense mechanism, Berdasarkan pernyataan bahwa rekan kerja yang menjadikan pemicu utama stres, kemudian melihat dan mengamati cara pengelolaan/manajemen stres maka termasuk stres tingkat kedua. Guru honorer junior; Manajem stres terkategori direct coping ,yaitu secara sadar melakukan upaya untuk mengatasi masalah.Dari gejala stres yang dialami dengan dipadukan cara mengelola stres ditambah pernyataan beliau bahwa siswa yang menjadi pemicu utama stres, maka guru tersebut berada pada stres tingkat pertama.Penulis Menyarankan agar kepala sekolah dan para guru SLB Paramita Graha Banjarmasin berusaha memfasilitasi dan mewujudkan hal-hal yang mampu menjadi solusi dari stres yang dialami.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Zulkifli Ariyadi
Date Deposited: 18 Aug 2015 09:54
Last Modified: 18 Aug 2015 09:54
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/1426

Actions (login required)

View Item View Item