EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Putusan Perceraian Qobla Al Dukhûl Dengan Talak Raj’i (Analisis Putusan No: 1451/Pdt.G/2013/PA.Bjm)

Muhammad, Muhammad (2015) Putusan Perceraian Qobla Al Dukhûl Dengan Talak Raj’i (Analisis Putusan No: 1451/Pdt.G/2013/PA.Bjm). Skripsi, Syari'ah Dan Ekonomi Islam.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (106kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (164kB) | Preview

ABSTRAK

Muhammad. 2015. Putusan Perceraian Qobla Al Dukhûl Dengan Talak Raj’i (Analisis Putusan No: 1451/Pdt.G/2013/PA.Bjm). Skripsi, Jurusan Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhshiyah), Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Pembimbing (I) Dr. H. Fathurrahman Azhari, M.HI, (II) Dra. Hj. Rusdiyah,M.HI. Latar belakang penelitian ini adalah, bahwa dalam hukum Islam dan hukum positif sudah diatur, ketika seseorang menceraikan istrinya padahal mereka belum melakukan hubungan layaknya suami istri, maka jenis perceraian mereka adalah talak bâin shugrâ, namun pada kenyataannya tidak sesuai dengan yang ada di lapangan, hal ini terdapat pada salah satu putusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama Banjarmasin pada perkara permohonan cerai talak No: 1451/Pdt.G/2013/PA.Bjm Pengadilan Agama Banjarmasin, dimana seorang suami yang menceraikan istrinya diizinkan menjatuhkan talak satu raj’i secara verstek (putusan dengan tidak hadirnya pihak tergugat), padahal dari pengakuan suaminya dan dikuatkan oleh keterangan saksi, bahwa mereka tidak pernah kumpul layaknya suami istri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim Pengadilan Agama Banjarmasin mengenai perkara cerai talak No: 1451/Pdt.G/2013/PA.Bjm, dan analisis terhadap putusan tersebut, menurut hukum Islam dan peraturan perundang-undangan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dan emperik, yang bersifat deskriptif kualitatif, dengan menggambarkan dan menggali bahan-bahan hukum dari putusan perkara cerai talak No: 1451/Pdt.G/2013/PA.Bjm, kitab-kitab, buku-buku, jurnal-jurnal hukum, serta langsung turun kelapangan dengan melakukan wawancara pribadi kepada hakim ketua yang menangani perkara cerai talak tersebut, untuk menambah bahan hukum secara objektif, kemudian setelah bahan hukum terkumpul lalu diolah dengan tahapan deskripsi, editing, dan kategorisasi, kemudian bahan hukum tersebut dianalisis secara analisis kualitatif (content analysis). Berdasarkan hasil penelitian, penemuan dalam penelitian ini adalah bahwa yang menyebabkan amar putusan perkara cerai talak No: 1451/Pdt.G/2013/PA.Bjm adalah talak raj’i dari tinjauan hukum Islam, karena hakim tidak terima pengakuan sepihak terkait perkara ini yang diputus verstek, padahal dalam hukum Islam terkait putusan verstek, pihak pemohon bisa di menangkan karena termohon tidak hadir padahal sudah dipanggil secara patut, dengan tidak hadirnya tergugat mengindikasikan bahwa dia tidak membantah dan membenarkan apa yang disampaikan pemohon walaupun hanya pengakuan sepihak, adapun dari tinjauan peraturan perundang-undangan, jika putusan verstek memang beralasan hukum dan tidak melawan hukum, dan ditambah lagi alat bukti saksi, maka seharusnya pemohon yang di menangkan karena dia sudah mendatangkan alat bukti saksi.

Item Type: Skripsi
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: atailah atay wahdah
Date Deposited: 11 Aug 2015 02:08
Last Modified: 11 Aug 2015 02:08
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/1292

Actions (login required)

View Item View Item