EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR
Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri
Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Perspektif Hukum Islam Terhadap Iuran Jaminan Sosial Bagi Tenaga Kerja (Studi Atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial)

Habibah, Siti Awwali (2014) Perspektif Hukum Islam Terhadap Iuran Jaminan Sosial Bagi Tenaga Kerja (Studi Atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Skripsi, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam.

[img]
Preview
Text
Bab I.pdf

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab III.pdf

Download (242kB) | Preview

ABSTRAK

Siti Awwali Habibah. 2014. Perspektif Hukum Islam Terhadap Iuran Jaminan Sosial Bagi Tenaga Kerja (Studi Atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Skripsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah). Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Pembimbing 1: Dra. Faridah, M.H.I. dan Pembimbing 2: Dra. Hj. Rusdiyah, M.H.I. Penelitian ini beranjak dari adanya perbedaan aturan tentang kewajiban pembayaran iuran jaminan sosial bagi tenaga kerja dalam hukum Islam dan peraturan perundang-undangan. Di samping itu juga ada peristiwa tentang kategori mampu dan miskin yang berbeda antara hukum Islam dengan pemerintah. Mengenai hal tersebut, pemerintah khususnya peraturan perundangundangan telah mengaturnya dalam Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana tata cara iuran jaminan sosial bagi tenaga kerja menurut peraturan perundang-undangan dan bagaimana pelaksanaan iuran jaminan sosial bagi tenaga kerja dalam perspektif hukum Islam. Tujuan penelitiannya adalah untuk mengetahui tata cara iuran jaminan sosial bagi tenaga kerja menurut peraturan perundang-undangan dan bagaimana pelaksanaan iuran jaminan sosial bagi tenaga kerja dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis hukum normatif yang bersifat deskriptif dan di analisis secara kualitatif, yaitu dengan menelaah secara kritis dan mendalam serta memberikan gambaran yang lengkap dan transparan dengan menjelaskan tentang iuran jaminan sosial ketenagakerjaan dalam perspektif hukum Islam dan peraturan perundang-undangan. Penulis melakukan survei ke perpustakaan untuk mengkategori bahan pustaka yang memuat kajian masalah yang di teliti pada beberapa perpustakaan dan toko-toko buku. Bahan pustaka yang telah dikategori di telaah secara studi pustaka. Hasil penelitian ini memberi penjelasan bahwa tata cara iuran jaminan sosial ketenagakerjaan dalam Undang-undang Sistem Jaminan Sosial Nasional telah mewajibkan seluruh rakyat untuk terlibat dalam keikutsertaan dengan membayar iuran/premi secara reguler kepada BPJS ketenagakerjaan dan pelaksanaan iuran jaminan sosial ketenagakerjaan dalam perspektif hukum Islam sangat menekankan nilai dan norma kemanusiaan dan keadilan bagi pekerja. Pekerja yang kurang mampu mendapatkan dana yang diambil dari baitul ma>l , yaitu hasil dari wakaf, zakat, infaq dan sedekah. Atau dana untuk iuran tersebut bisa dipenuhi dari sumber-sumber pemasukan negara yang telah ditetapkan syariah. Sehingga pekerja tidak wajib lagi membayar iuran/premi.

Item Type: Skripsi
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Mr. Moch Isra Hajiri
Date Deposited: 04 Aug 2015 02:27
Last Modified: 04 Aug 2015 02:27
URI: http://idr.iain-antasari.ac.id/id/eprint/1020

Actions (login required)

View Item View Item